ADVERTISEMENT

5 Patung yang Dirusak atau Dipindahkan karena Dianggap Rasial

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 12 Jun 2020 11:27 WIB
Patung Christopher Columbus
Foto: CNN/ Istimewa

3. Patung Edward Colston (Inggris)

Para pendemo di Bristol, Inggris yang mengusung pesan antirasialisme merobohkan patung Edward Colston. Edward Colston adalah pedagang budak di abad ke-17.

Mereka mengikat patung perunggu Edward Colston itu dengan tali. Mereka lalu menjatuhkan patung itu diiringi sorak sorai para pendemo. Video aksi massa ini viral di media sosial.

Patung Edward Colston sudah berdiri di pusat kota Bristol sejak 1895. Akhir-akhir ini, patung itu jadi sorotan kontroversial hingga muncul petisi untuk memindahkannya.

Situs Museum Bristol mendeskripsikan Edward Colston sebagai filantropis/pedagang budak yang dikecam. Dia lahir di Bristol namun lama tinggal di London.

Aksi Black Lives Matter turut berlangsung di Inggris. Patung Edward Colston yang merupakan pedagang budak di masa silam pun jadi sasaran demonstran di aksi itu.Aksi Black Lives Matter turut berlangsung di Inggris. Patung Edward Colston yang merupakan pedagang budak di masa silam pun jadi sasaran demonstran di aksi itu. Foto: AP Photo/Ben Birchall



4. Patung Robert E Lee (Amerika Serikat)

Patung Robert E Lee diruntuhkan oleh pengunjuk rasa Black Lives Matter yang menggelar demonstrasi di Virginia, AS.

Robert E Lee dikenal sebagai sosok perwira militer yang terkenal sebagai jenderal dalam Perang Saudara Amerika. Patung jendel yang memicu kontroversi dan menguak luma lama AS itu dikabarkan akan dipindahkan.

Mandatory Credit: Photo by Steve Helber/AP/Shutterstock (10667306f)With a drone, a large group of protesters gather around the statue of Confederate General Robert E. Lee on Monument Avenue near downtown, in Richmond, Va. The crowd protesting police brutality chanted Mandatory Credit: Photo by Steve Helber/AP/Shutterstock (10667306f)With a drone, a large group of protesters gather around the statue of Confederate General Robert E. Lee on Monument Avenue near downtown, in Richmond, Va. The crowd protesting police brutality chanted "Tear it downAmerica Protests , Richmond, United States - 02 Jun 2020 Foto: Steve Helber/AP/Shutterstock/Steve Helber/AP/Shutterstock




5. Patung Frank Rizzo (Philadelphia, AS)

Patung mantan walikota, politisi, sekaligus komisaris polisi Philadelphia, Frank Rizzo, dirusak oleh pendemo kematian George Floyd. Patung yang berdiri lebih dari dua dekade itu dinilai menjadi simbol kebrutalan polisi.

Mandatory Credit: Photo by Matt Rourke/AP/Shutterstock (10668116a)Police stand near a vandalized statue of controversial former Philadelphia Mayor Frank Rizzo in Philadelphia, during protests over the death of George Floyd, who died May 25 after he was restrained by Minneapolis police. Workers early Wednesday, June 3 removed the statue which was recently defaced during the weekend protestMayor Statue-Removed, Philadelphia, United States - 30 May 2020Mandatory Credit: Photo by Matt Rourke/AP/Shutterstock (10668116a)Police stand near a vandalized statue of controversial former Philadelphia Mayor Frank Rizzo in Philadelphia, during protests over the death of George Floyd, who died May 25 after he was restrained by Minneapolis police. Workers early Wednesday, June 3 removed the statue which was recently defaced during the weekend protestMayor Statue-Removed, Philadelphia, United States - 30 May 2020 Foto: Matt Rourke/AP/Shutterstock/Matt Rourke/AP/Shutterstock



Sosok Frank Rizzo terbilang kontroversial. Dia menjabat sebagai komisaris polisi Philadelphia dari tahun 1968 hingga 1971 dan sebagai walikota pada 1972 sampai 1980.

Saat menjabat, ia pernah mendesak warganya agar memilih orang kulit putih sebagai pemimpin. Populasi kota Philadelphia kini dihuni sekitar 44 persen orang kulit hitam.



Simak Video "2 Tahun Kematian George Floyd, Biden Tanda Tangani Perintah Eksekutif "
[Gambas:Video 20detik]

(tia/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT