detikHot

art

Dewan Kota yang Hapus Mural 'I Can't Breathe' di Inggris Minta Maaf

Rabu, 03 Jun 2020 17:00 WIB Tia Agnes - detikHot
Mural I Cant Breathe di Inggris Foto: @aliaerosol/ Twitter
Jakarta -

Seniman jalanan Inggris memberikan dukungan untuk menuntut keadilan atas kematian George Floyd. Mohammed Ali menciptakan mural bertuliskan 'I Can't Breathe' di area Kings Heath, Birmingham, Inggris, awal pekan ini.

Baru 24 jam mural muncul di kota tersebut, dewan kota dilaporkan menghapusnya. Tak lama berselang, dewan kota langsung mengakui kesalahannya dan senang agar mural dukungan Black Lives Matter ada.

"Graffiti menjadi momok bagi kota kami dan menghapusnya adalah itikad baik, sama sekali tidak ada motif politik di balik ini," kata anggota dewan John O'Shea meminta maaf atas kasus tersebut, dilansir dari BBC, Rabu (3/6/2020).



"Kami mengakui itu salah, dan akan senang sekali kalau karya seni itu digambar lagi di lokasi," lanjutnya.

Sebelumnya seniman Mohammed Ali menggambar mural bertuliskan 'I Can't Breathe' dan mengunggah di media sosialnya. Tapi sayangnya dewan kota Birmingham menghapus muralnya.

Ia pun kembali menggambar mural 'I Can't Breathe' yang sampai sekarang masih bertengger di lokasi yang sama.







Simak Video "Aksi Black Lives Matter Terus Bergaung di Amerika Serikat"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/imk)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com