5 Pameran Seni di China-Hong Kong yang Batal Gegara Corona

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 07 Feb 2020 12:32 WIB
Karya Heri Dono di Art Central Hong Kong 2019
Foto: Art Central/ Istimewa
Jakarta -

Virus corona yang mewabah di China, Hong Kong, dan negara-negara lainnya membuat sejumlah acara seni terpaksa dibatalkan. Beberapa di antaranya ada yang ditunda untuk waktu tak ditentukan.

Berikut 5 pameran seni yang dibatalkan maupun ditunda di China dan Hong Kong, selain Art Basel dan Art Central:

1. CAFAM Techne Triennial

Museum Seni CAFA di Beijing menunda pembukaan CAFAM Techne Triennial yang sampai sekarang masih belum jelas waktunya. Serta Museum X, atau museum seni swasta di Beijing yang didirikan oleh kolektor Michael Xufu Huang juga terpaksa menunda peresmiannya.

2. Beijing Art Weekend

Gelaran Beijing Art Weekend menunda edisi tahun ini sampai April. Jika persebaran virus corona di China belum teratasi juga, kemungkinan besar festival seni terbesar di Asia itu akan membatalkan penyelenggaraan.



3. Pameran di UCCA Center for Contemporary Art

Pihak UCCA Center for Contemporary Art membatalkan pembukaan tiga pameran seni di museum tersebut. Pada Februari sampai Maret, sesuai jadwal ada tiga eksibisi yang bakal dibuka namun mereka belum memutuskan jadwal ke depannya.

4. Pameran Annie Leibovits

Pameran Annie Leibovits di Hong Kong mengalami penundaan sejak maraknya protes pro-demokrasi sejak November 2019. Galeri seni Hauser & Wirth pun kembali menunda pameran tersebut sampai waktu yang belum ditentukan.

5. Hong Kong Art Week

Setiap bulan Maret, otoritas Hong Kong menggelar Hong Kong Art Week, dengan dua acara andalannya yakni Art Basel dan Art Central. Tapi dengan menyebarnya virus corona dan belum ada kepastian keselamatan warganya, puluhan acara dalam Hong Kong Art Week terpaksa dibatalkan.



Simak Video "Tips Aman Berkegiatan Sehari-hari Agar Bebas Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/imk)