Terinspirasi Budaya Minang, Pentas 'Under the Volcano' Berlabuh di Jakarta

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 04 Feb 2020 15:16 WIB
Pertunjukan Teater Under the Volcano
Foto: Tia Agnes/ Purnati Indonesia (Istimewa)
Jakarta -

Sukses dengan pertunjukan 'I La Galigo', Bumi Purnati Indonesia dan Ciputra Artpreneur menggelar pentas 'Under the Volcano'. Terinspirasi dari budaya lokal Minang dan bencana alam yang menjadi fenomena di Indonesia, pementasan bakal digelar pada 4-5 April 2020 di Ciputra Artpreneur Theatre, Jakarta.

Sutradara 'Under the Volcano', Yusril Katil, mengatakan pertunjukan 'Under the Volcano' terinspirasi dari buku karya penyair Mohammad Saleh.

"Buku itu menginspirasi saya yang tinggal di Padang Panjang dan dikelilingi oleh dua gunung beraktif aktif," tutur Yusril ketika jumpa pers di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Pada akhir dekade 1990, masyarakat Padang Panjang merasa cemas akibat bencana alam gempa yang meluluhlantakan rumah hingga melenyapkan sebuah desa. Yusril pun mengaku pernah tidur di tenda pengungsian selama satu bulan lamanya.



"Kejadian itu yang menginspirasi saya membuat pertunjukan teater, waktu itu sebelum bertemu Bu Restu (produser)," katanya.

Terinspirasi Budaya Minang, Pentas 'Under the Volcano' Berlabuh di JakartaTerinspirasi Budaya Minang, Pentas 'Under the Volcano' Berlabuh di Jakarta Foto: Tia Agnes/ istimewa



Gayung pun bersambut dan kerja sama di antara keduanya terjalin. Akhirnya, muncullah gagasan mengenai tafsir buku menjadi pertunjukan teater yang diapresiasi oleh publik mancanegara.

Sebelum digelar di Jakarta, 'Under the Volcano' menyambangi Olimpiade Teater ke-6 di Dayin Theatre, Beijing, Cina pada 2014. Pada 2016, 'Under the Volcano' diselenggarakan di TheatreWorks, Singapura lalu ke panggung Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) di Akshobya Candi Borobudur pada 2018.

Produser 'Under the Volcano', Restu Kusumaningrum, mengatakan di luar negeri pentasnya mendapatkan sambutan yang luar biasa.



"Di pentas internasional, teater kontemporer Indonesia banyak yang absen. Puji syukur banyak yang nonton setiap kali pentas, terutama dari nilai tradisi kita dan mendapat sambutan dengan luar biasa," pungkasnya.

'Under the Volcano' menampilkan egrakan dinamis silek dan ulu ambe khas Minang. Diiringi dendang Minangkabau yang melodius, video digital yang bakal memberikan warna baru di atas panggung teater.



Simak Video "Kabar Terbaru Mengenai Kasus Video Syur Mirip Gisel"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/imk)