Christine Hakim: Mengolah 'Rasa' di Panggung Jadi Terapi

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 05 Des 2019 16:58 WIB
Christine Hakim Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Lama tak terlibat di pertunjukan, aktris senior Christine Hakim debut di panggung opera 'Gandari 3'. Ia menjadi narator yang berperan penting sebagai penyambung naskah dalam pementasan.

Menurutnya, mengolah 'rasa' yang ada di dalam tubuh menjadi sebuah terapi.

"Manusia sebetulnya diberikan elemen luar biasa untuk melengkapi jasad oleh Tuhan yang namanya panca indera. Kalau overload pasti hang, itu sebabnya saya menghindari efek negatif yang mencemari pikiran dan rasa kita," tuturnya saat jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).




Sepanjang kariernya sebagai aktris di berbagai film, Christine kerap mengolah rasa yang ada di panca indera untuk menghasilkan sebuah karya.

"Itu bagian dari terapi, elemen yang ada di tubuh untuk melengkapi dan menyempurnakan jasad kita," tukasnya.

Opera 'Gandari' diadaptasi dari puisi panjang Goenawan Mohamad. Teks yang ada di dalam puisi panjang digubah menjadi partitur ciptaan komposer Tony Prabowo. Pertunjukan opera 'Gandari' disutradarai Melati Suryadarmo dan ini pentas yang ketiga kalinua setelah Jakarta (2014) dan Frankfurt, Jerman (2015).



Simak Video "Optimisme Christine Hakim soal Perfilman Indonesia Hadapi New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)