detikHot

art

Menghidupkan Lagi Mahakarya WS Rendra 'Panembahan Reso'

Selasa, 05 Nov 2019 13:26 WIB Tia Agnes - detikHot
Halaman 1 dari 2
Menghidupkan Lagi Mahakarya WS Rendra Panembahan Reso Foto: (Agnes/detikcom)
Jakarta -

Pertunjukan mahakarya mendiang WS Rendra 'Panembahan Reso' akan digelar kembali pada 25-26 Januari 2020 di Ciputra Artpreneur Jakarta. Pentas perdana yang berlangsung 34 tahun yang lalu itu mengkritik kekuasaan rezim Orde Baru yang represif terhadap masyarakat.

Produser 'Panembahan Reso', Auri Jaya, menuturkan karya ini masih relevan dengan masa sekarang dan merupakan hasil dari sebuah kesaksian bukan reportase.

"Panembahan Reso adalah kesaksian dari WS Rendra yang seniman ketika dalam posisi yang tidak diuntungkan secara politik," ujar Auri Jaya ketika jumpa pers di Ciputra Artpreneur, kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).


Sejak dipentaskan pada 26-27 Agustus 1986, menurut Auri, 'Panembahan Reso' menjadi satu-satunya lakon karya WS Rendra yang layak dipentaskan di era perubahan seperti belakangan ini.

"Ini adalah karya yang perannya penghayatan makna. Saya selalu konsultasi dengan Ken Zuraida dan bang Iwan, ada dialog yang tidak bisa diubah karena bukan dari skenario tapi dari pengalaman 'Panembahan Reso'. Dari 7 jam, dipotong jadi 3 jam dan tetap tidak menghilangkan makna yang ada," lanjutnya.

(tia/doc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com