DetikHot

art

Unik! Pentas 'Dionysus' Gunakan 8 Bahasa dari Cina, Jepang hingga Sunda

Kamis, 04 Apr 2019 18:01 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Unik! Pentas Dionysus Gunakan 8 Bahasa dari Cina, Jepang hingga Sunda Foto: Tia/detikHOT
Jakarta - Pertunjukan 'Dionysus' bakal menjadi pembuka dari Singapore International Festival of Arts (SIFA) 2019 pada 17-18 Mei mendatang. Uniknya pementasan ini menggunakan 8 bahasa dan 3 dialek lokal khas Indonesia.

Produser pertunjukam Restu Kusumaningrum menuturkan sejak awal rencana produksi 'Dionysus' pihak Purnati Indonesia sudah merencanakan sentuhan lokal.

"Saya sempat mengajak kumpul para penulis lainnya, sepeti Yusi Avianto Pareanom, Afrizal Malna, sampai Seno Joko Suyono dan kita akhirnya memutuskan dengan pede mau memasukkan bahasa ibu di pertunjukan ini," tutur Restu saat jumpa pers di Galeri Cipta III, kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Kamis (4/4/2019).

Dari 15 pemain di pementasan, 12 di antaranya berasal dari Indonesia. Mereka hasil seleksi dari tim Purnati Indonesia dan Suzuki Company of Toga (SCOT) Jepang milik sutradara Suzuki Tadashi.

Selain 12 pemain dari Indonesia, ada pemain asal Jepang ada 2 orang dan China. "Aktor yang China berbahasa kuno. Apa yang dia keluarkan saat dia belajar di konservatori Opera China. Begitu elegan dan gagahnya," kata Restu.

Nantinya pementasan bakal menggunakan total delapan bahasa mulai China, Jepang, Batak, Rejang, Madura, Manado, Sunda, dan Jawa. Ada tiga dialek juga yang dibawakan yakni Yogyakarta, Surakarta, dan Banyumas.

"Ini salah satu PR. Gimana agafe atau pemain perempuan bisa berbicara dengan cepat, halus, dan tajam," katanya.

Pertunjukan 'Dionysus' diadaptasi dari tragedi Yunani kuno 'The Bacchae' yang ditulis Euripides dramawan Athena. Dalam lakon diceritakan Dewa Anggur (Dionysus) menghukum Pentheus (Raja dari Thebes).

Untuk memikat jiwa para perempuam di Thebes satu demi satu, ia ke Gunung Cithaeron. Pentheus pun dengan cerdik di arahkannya untuk datang melihat pesta para perempuan di gunung tersebut. Namun Pentheus ketahuan ketika diam-diam menonton sehingga ia dicabik-cabik oleh para perempuan yang tak sadar itu.


(tia/nu2)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed