Didik Nini Thowok Buka Suara soal Kabar Hoax Dirinya Meninggal Dunia

Eko Susanto - detikHot
Jumat, 04 Jan 2019 13:02 WIB
Didik Nini Thowok Buka Suara soal Kabar Hoax Dirinya Meninggal Dunia Foto: Komunitas Salihara/Witjak Widhi Cahya
Temanggung - Ayah Didik Nini Thowok meninggal dunia pada Rabu (2/1) di RSUD Temanggung, Jawa Tengah. Sebelum beredar kabar tentang meninggalnya sang ayah, nama Didik Nini Thowok-lah yang dikira wafat.

Ditemui di sela-sela proses pemakaman, Didik mengakui awalnya nama dirinyalah yang dianggap meninggal dunia. Kabar yang tersebar lewat pesan berantai itu sampai membuat telepon selulernya hang.

"Sebenarnya yang meninggal ayah saya. Waktu itu, sudah saya sebar informasi bahwa ayah saya, namanya Hadi Prayitno, papa dari Didik Nini Thowok, tapi kemudian kemarin saya seharian saya sampai handphone hang," ujar Didik Nini Thowok kepada detikHOT, Jumat (4/1/2019).


Tonton juga: Didik Nini Thowok Klarifikasi Kabar Hoax soal Dirinya Meninggal

[Gambas:Video 20detik]





Dia pun menambahkan, "Saya menerima telepon, menerima SMS yang beritanya meninggal saya. Jadinya, saya yo sudah nggak mikir, istilahnya sibuk sekali menerima tamu dan ngurusi untuk pemakaman hari ini."

Didik Nini Thowok Buka Suara soal Kabar Hoax Dirinya Meninggal Dunia Didik Nini Thowok Buka Suara soal Kabar Hoax Dirinya Meninggal Dunia Foto: Eko Susanto/ detikHOT


"Sehingga ya sudah, saya tidak bisa membawa handphone sampai pagi. Tadi malam, sempat saya charger. Handphone, saya utak utik supaya bisa komunikasi. Saya nggak tahu kok sampai beredar, bahkan saya terima SMS teman-teman sekolah, telepon dari Bali, dari mana-mana telepon saya kroscek. Sampai Mbak Inayah Wahid, tiba-tiba telepon saya menanyakan," lanjut penari crossgender tersebut.

Untuk itu, katanya, tidak tahu dari mana dengan beredarnya kabar hoax tersebut.

"Saya nggak tahu kok sampai beredar hoax semacam itu. Kalau bapak saya gerah sepuh. Dua hari sebelumnya nggak makan dan minum, di ICU cuma semalam, kemudian pindah ruang karena kondisinya bagus. Setelah CT Scan diketahui pengecilan otak dan meninggal jam 20.30," pungkasnya.



(tia/ken)