detikHot

art

'Bunga Penutup Abad' Dipentaskan Ulang, Happy Salma Ungkap Alasannya

Rabu, 31 Okt 2018 16:57 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: dok. Bunga Penutup Abad (Image Dynamics) Foto: dok. Bunga Penutup Abad (Image Dynamics)
Jakarta - Menyusul pertunjukan 'Bunga Penutup Abad' pada 2016 dan 2017, Titimangsa Foundation kembali mementaskan ulang karya yang diadaptasi dari novel karya Pramoedya Ananta Toer.

Pementasan yang dikemas lebih menarik dan berbeda ini menghadirkan para pemain yang sama. Reza Rahadian sebagai Minke, Chelsea Islan sebagai Annelies, Lukman Sardi sebagai Jean Marais, serta pemain cilik berbakat Sabia Arifin aebagai May Marais. Yang berbeda di pentas ini adalah Marsha Timothy yang berperan sebagai Nyai Ontosoroh.

Antusias para pemain dan masyarakat dengan 'Bunga Penutup Abad' diakui produser Happy Salma adalah salah satu alasan dipentaskan ulang.

"Ketika dipentaskan di GKJ, antusiasnya luar biasa. Sold out, ketika saya tanya tambah hari atau tidak, Reza paling keras bilang tidak. Bilangnya, teh tidak mungkin, saya belum saja pentas sudah tambah hari. Chelsea ragu-ragu. Sampai akhirnya premier film, saya datangi seperti groupies-nya. Reza bilang, saya nggak yakin tapi mau menceburkan diri ke panggung. Ternyata dia ketagihan," ujar Happy Salma saat jumpa pers di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Grand Indonesia west mall, Rabu (31/10/2018).


Ketika pentas di Bandung pun, tiketnya ludes lagi. Happy kembali menjelaskan ketika Titimangsa Foundation menggelar pameran tribute pada sosok sastrawan Pramoedya Ananta Toer yang berjudul 'Namaku Pram' akhirnya ide dipentaskan ulang tercetus lagi.

"Waktu itu Reza bilang kayaknya seru deh kalau dipentaskan lagi. Antusias pemain, dan masih menyambut yang luar biasa. Dengan kali ini perubahannya ada Nyai Ontosoroh diperankan oleh Marsha Timothy," lanjut Happy.

Sutradara Wawan Sofwan pun menuturkan pentas yang ketiga kalinya ini adalah anugerah.

"Ketika kami dapat kesempatan untuk mementaskan karya sastra dua tahun lalu, saya pikir ini adalah keberuntungan karena harus mengadaptasi sebuah novel. Diajak main lagi di Bandung adalah bonus. Tapi ketika datang tawaran ketiga buat kami adalah anugerah. Karena tidak semua kelompok teater bisa mengulang kembali," kata Wawan.

'Bunga Penutup Abad' adalah pementasan teater yang dialihwahanakan dari novel 'Bumi Manusia' dan 'Anak Semua Bangsa'. Mengisahkan tentang kehidupan Nyai Ontosoroh dan Minke setelah kepergian Annelies ke Belanda.

Nyai Ontosoroh khawatir dengan keberadaan Annelies dan mengutus seorang pegawainya yang bernama Robert Jan Dapperste atau Panji Darman untuk mengikutinya. Surat demi surat membuka sebuah pintu nostalgia dari berbagai kota tempat singgahnya kapal yang ditumpangi mereka.

'Bunga Penutup Abad' akan berlangsung pada 17-18 November 2018 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Tonton video: Teater 'Bunga Penutup Abad' Digelar Lagi di Panggung Lebih Besar

[Gambas:Video 20detik]


(tia/mau)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com