detikHot

art

2 Detik yang Mewarnai Kostum Tarian Aceh di Pembukaan Asian Games

Senin, 20 Agu 2018 14:28 WIB Tia Agnes - detikHot
Sang koreografer Denny Malik menuturkan rahasia kostum di balik tarian yang ia sebut berjudul Garis Indonesia. Foto: Agung Pambudhy Sang koreografer Denny Malik menuturkan rahasia kostum di balik tarian yang ia sebut berjudul 'Garis Indonesia'. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Tarian Aceh sebagai pembuka dari pembukaan ajang Asian Games 2018 memukau penonton dan masih menjadi pembicaraan sampai sekarang. Tak hanya soal kekompakan dari 1500 penari siswi SMA/SMK sederajat yang dilatih selama 5 bulan, tapi juga soal kostum.

Sang koreografer Denny Malik menuturkan rahasia kostum di balik tarian yang ia sebut berjudul 'Garis Indonesia'. Pujian terhadap kostum tarian yang terinspirasi dari tari Saman dan Ratoh Jaroe itu terletak pada 2 detik pergantian kostum.

"Itu sesuatu yang dimodifikasi. Gimana mereka bisa mengganti kostum tapi masih dalam posisi menari dan menyanyi," tuturnya ketika dihubungi detikHOT, Senin (20/8/2018).

Baca Juga: Di Balik Kisah Ratoh Jaroe, Tarian Aceh Pembuka Asian Games 2018

Kostum tari tersebut, lanjut Denny, juga didesain bersama timnya. Ia menyebutkan dalam satu kostum yang terlihat di mata penonton sebenarnya ada 6 kostum yang dikenakan para penari.

Sang koreografer Denny Malik menuturkan rahasia kostum di balik tarian yang ia sebut berjudul 'Garis Indonesia'.Sang koreografer Denny Malik menuturkan rahasia kostum di balik tarian yang ia sebut berjudul 'Garis Indonesia'. Foto: Agung Pambudhy


"Jadi memang caranya itu dilipat, lalu ditempel dengan perekat ke pundak penari. Ada layernya, ada efek juga biar terkesan jatuh. Kayak kita buka serbet itulah. Nggak boleh asal kelipet juga, supaya layer para penari terlihat bagus juga," tutur Denny.

Ke-1500 penari itu membentuk barisan seperti sebuah lapisan. Denny menuturkan ada 75 penari ke samping dan 20 baris penari ke bagian belakang. Kalau ditotalkan jumlahnya mencapai 1500 penari.

Kalau penonton lebih teliti lagi, para penari awalnya terlihat mengenakan kostum berwarna putih-emas, lalu berganti menjadi berwarna oranye, biru sampai merah.

Baca Juga: Aksi Jokowi Naik Moge Jadi Ilustrasi Keren Hari Prast

Sang koreografer Denny Malik menuturkan rahasia kostum di balik tarian yang ia sebut berjudul 'Garis Indonesia'.Sang koreografer Denny Malik menuturkan rahasia kostum di balik tarian yang ia sebut berjudul 'Garis Indonesia'. Foto: Agung Pambudhy


"Totalnya ada 6 kali ganti baju di 5 menit durasi pertunjukan tapi itu Masya Allah saya deg-degan dari awal sampai akhir. Baca doa terus biar semuanya kompak, serempak, dan nggak ada yang salah-salah. 20 penari saja ada yang salah, ini 1500 penari," kata Denny.

"Mereka harus nyanyi, nari, dan buka baju secara serentak. Itu jadi tantangan," tukasnya.


(tia/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com