DetikHot

art

Jadi Kontroversi, Mural Bergambar Kelamin Pria di Manhattan Kini Disensor

Selasa, 02 Jan 2018 10:57 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Jadi Kontroversi, Mural Bergambar Kelamin Pria di Manhattan Kini Disensor Jadi Kontroversi, Mural Bergambar Kelamin Pria di Manhattan Kini Disensor Foto: NY Post
Jakarta - Mural setinggi empat lantai di apartemen gedung Lower East Side Manhattan itu kini disensor. Mural yang kontroversi lantaran bergambarkan alat kelamin pria itu ditutupi dengan cat berwarna putih.

Seniman asal Swedia Carolina Falkholt mengatakan karya seni yang diciptakannya ditugaskan oleh kelompok seni Lower East Side, The New Allen. Dilansir dari New York Post, dia mengungkapkan perasannya di akun Facebook pribadi.

"Sebagai seorang street artist terlatih, saya terbiasa pekerjaan saya disensor dalam konteks yang berbeda," katanya, Selasa (2/1/2018).



Mural tersebut berada di ketinggian 40 kaki di sisi 33 Broome St saat malam Natal lalu. Selama tiga hari, masyarakat sekitar membicarakan mural tersebut, mencemoohnya, dan tidak ingin mural berada di kawasan tersebut.

Pemilik gedung Samy Mahfar malah bersikeras dirinya tidak memberikan izin terhadap mural tersebut. "Sama sekali tidak. Tidak ada yang menyuruhnya. Benar-benar tidak ada," katanya.

"Saya terkejut. Muralnya tidak baik. Kami sangat sadar akan lingkungan tempat kami berbisnis. Muralnya bukan hal yang benar, jadi kami menutupinya sesegera mungkin dan sejujurnya saya dan masyarakat di sekitar gedung merasa tersinggung," kata dia lagi.


(tia/dar)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed