DetikHot

Skena Street Art di Semarang

Beda Kota Beda Cerita, Bagaimana Skena Grafiti Sebelum 2012?

Jumat, 08 Des 2017 16:55 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Beda Kota Beda Cerita, Bagaimana Skena Grafiti Sebelum 2012? Beda Kota Beda Cerita, Bagaimana Skena Grafiti Sebelum 2012? Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Setiap kota di Indonesia memiliki cerita tentang street art dan grafiti tersendiri. Begitu juga dengan kota Semarang yang perkembangan street art-nya mulai menjamur mulai tahun 2012.

Salah seorang pelaku street art, Inonk, menceritakan kepada detikHOT mengenai pengalamannya di bidang tersebut. Sejak SMA, lulusan Universitas Diponegoro (UNDIP) ini sudah aktif melukis di dinding.

"Kalau berbicara masa dulu pas SMA, saya ingat banget dulu ada battle, main bagus-bagusan karya. Yang nentuin publik, dari skor yang dikasih publik dan yang paling banyak disukai," ujar Inonk ditemui di toko grafiti Outline, Semarang, belum lama ini.



Permainan tersebut menjadi persaingan hingga mengakibatkan kubu antar geng. Setelah berdirinya Bringnoclan, Hysteria, dan kelompok street art lainnya suasana tersebut mulai mencair.

Beda Kota Beda Cerita, Bagaimana Skena Grafiti Sebelum 2012?Beda Kota Beda Cerita, Bagaimana Skena Grafiti Sebelum 2012? Foto: Tia Agnes/ detikHOT


Pecinta maupun pelaku street art tidak lagi saling bersaing dengan cara negatif. Namun, bersama-sama membawa nama kota Semarang hingga dikenal masyarakat umum. Cerita kota Semarang dinilai Inonk menjadi goresan sejarah tersendiri.

"Ya... beda kota, beda cerita sendiri. Mungkin di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya punya cerita sendiri," tutup Inonk.


(tia/srs)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed