DetikHot

art

Dua Seniman Indonesia Pamer Karya di Singapore Art Museum

Kamis, 30 Nov 2017 13:10 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Dua Seniman Indonesia Pamer Karya di Singapore Art Museum Dua Seniman Indonesia Pamer Karya di Singapore Art Museum Foto: Singapore Art Museum
Jakarta - Pameran 'Cinerama: Art and the Moving Image in Southeast Asia' yang dibuka 17 November menampilkan seniman-seniman Indonesia yang berkiprah di mancanegara. Dua di antaranya berasal dari Indonesia, Narpati Awangga a.k.a oomleo dan kelompok kolektif Tromarama.

Para seniman yang diundang menampilkan kenangan kolektif, identitas, dan politik melalui gambar-gambar bergerak. Eksibisi 'Cinerama' memajang karya 10 seniman yang dipilih oleh tim kurator Singapore Art Museum.

Direktur Kuratorial, Program, dan Publikasi Singapore Art Museum Dr.June Yap mengatakan seniman terus menemukan cara baru untuk berhubungan dengan citra bergerak dan terus menantang untuk menciptakan bentuk tertentu. "Upaya tersebut diseleksi Singapore Art Museum yang terdiri dari karya koleksi museum, residensi artis, dan pinjaman," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima detikHOT, Kamis (30/11/2017).



"Pameran ini menyoroti batas-batas antara gambar bergerak, film, dan seni. Eksibisi juga mencerminkan cara dinamis dan cekatan dari para seniman agar bisa emngubah media. Media dalam seni terus berkembang," tutur June Yap.

Oomleo menampilkan karya berjudul 'Maze Out' yang berbentuk video ppixel-art. Karakter yang ditampilkan Oomleo mengingatkan pada game arcade di tahun 1980-an. Kalau diamati, adegan yang ada dalam gambar GIF Oomleo menggambarkan masyarakat Indonesia yang kontemporer seperti lalu lintas dan buruh bekerja.

Dua Seniman Indonesia Pamer Karya di Singapore Art Museum Dua Seniman Indonesia Pamer Karya di Singapore Art Museum Foto: Singapore Art Museum


Selain Oomleo, ada Tromarama asal Bandung yang namanya sudah dikenal ke banyak negara. Karya yang berjudul 'Zsa Zsa Zsu' menggabungkan antara teknik animasi stop-motion berteknologi rendah dengan Manik, pabril garmen yang ada di Bandung.

Seniman yang berpartisipasi di antaranya adalah Amy Lee Sanford (Amerika/ Kamboja), Hayati Mokhtar (Malaysia), Jeremy Sharma (Singapura), Korakrit Arunanondchai (Thailand), Alex Gvojic (Amerika Serikat), Ming Wong (Singapura), Sarah Choo Jing (Singapura), The Propeller Group (Amerika Serikat/ Vietnam), dan Victor Balanon (Philippines).

Pameran berlangsung pada 17 November sampai 18 Maret 2018 di SAM at 8Q, 8 Queen Street, Singapura 188535.


(tia/tia)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed