detikHot

art

Pentas Balet 'Rama dan Shinta' Usung Cerita dari Pewayangan

Jumat, 27 Okt 2017 19:46 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: Tia Agnes
Jakarta - Akademi tari tertua di Indonesia Marlupi Dance Academy kembali menggelar pertunjukan produksi terbaru pada 28-29 Oktober tahun ini. Pentas yang diberi judul 'Rama dan Shinta' mengangkat salah satu cerita dari pewayangan.

Yuniki Salim yang mengkreasikan tarian 'Rama dan Shinta' menceritakan saat pemilihan ide cerita, dia harus memikirkan yang dekat dengan masyarakat Indonesia.


"Sebenarnya memilih ceritanya susah sih, saya harus cari cerita yang tidak terlalu ke Barat. Kalau kita pikir Bawang Merah Bawang Putih kan juga mirip dengan cerita Cinderella. Meski, 'Rama dan Shinta' based on cerita Hindu atau India tapi sudah populerlah di masyarakat," ujar Yuniki Salim saat jumpa pers di Teater Jakarta, kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2017).

Meski diambil dari cerita pewayangan, namun Technical Director Marlupi Dance Academy Rita Rettasari mengatakan gerakannya tetap mengacu pada balet klasik. Tim Marlupi tidak bisa melepaskannya dari balet.

"Yang harus diketahui itu dari karakternya, apakah pemain-pemain ini bisa memerankannya sebagai Rama, atau sebagai Shinta. Baru yang kedua dilihat dari tarian klasiknya," tutur Rita.

Pertunjukan 'Rama dan Shinta' yang berdurasi 60 menit akan menceritakan tentang kehidupan sepasang kekasih yang bahagia di hutan. Mereka ditemani oleh Laksamana yang merupakan saudara dari Rama dan seekor burung bernama Jatayu yang setia menemani Shinta.


Nantinya, karakter Rama diperankan oleh Michael Halim, satu-satunya penari balet pria yang berhasil meraih gelar 'Solo Seal' dari Royal Academy of Dance London. Serta 250 murid Marlupi Dance Academy yang menjadi penari pendukung.

Sebelumnya, MDA pernah mementaskan pertunjukan 'Sipatmo' yang mengkolaborasikan antara budaya Betawi dan balet. Lalu 'Si Kabayan' dari Tanah Sunda.

Pertunjukan balet 'Rama dan Shinta' berlangsung akhir pekan ini pada 28-29 Oktober 2017 di Teater Jakarta, kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM).


(tia/mah)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com