Bob Dylan Dikabarkan Plagiat Isi Pidato Nobel?

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 15 Jun 2017 11:04 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Musisi Bob Dylan yang menerima Nobel Sastra 2016 baru saja memberikan ceramah di hadapan publik awal bulan ini. Tersiar kabar isi pidatonya menjiplak dari SparkNotes, situs yang mengkaji soal sastra.

Majalah Slate, seperti dikutip detikHOT, Kamis (15/6/2017), menemukan kesamaan antara entri situs pidato Moby-Dick dan Bob Dylan, dimana mereka sama-sama membahas tiga buku yang memiliki dampak besar terhadap kariernya. Penyelidikan Majalah Slate menyebutkan bahwa musisi tersebut mengutip bagian yang tidak muncul dalam edisi terbaru novel Herman Melville.

Bob Dylan mengutip seorang pendeta Quaker yang setelah badai di laut menceritakan karakter lain, "Beberapa pria yang menerima luka dituntun ke Tuhan, yang lain menyebabkan kepahitan."



Majalah Slate menyebutkan ada 19 kesamaan antara deskripsi Bob Dylan tentang Moby-Dick dan ringkasan yang ada di SparkNotes. Sampai saat ini perwakilan Bob Dylan maupun Komite Hadiah Nobel belum memberikan komentar.

Bob Dylan merah Nobel Sastra pada Oktober 2016 lalu. Dia diberikan waktu sampai 10 Juni untuk menyampaikan ceramah atau kehilangan hadiah uang sebesar $ 900.000. Dia menyampaikan pidato dalam bentuk puisi, sambil memainkan piano tepat sebelum tanggal 4 Juni.



Kabar plagiariat tersebut bukan pertama kalinya. Sebelumnya, Bob Dylan pernah dituduh menyalin karya orang lain. Dia menyalin beberapa bait dari penyair abad ke-19 untuk Modern Times. Sementara beberapa lirik di album 'Love and Theft'-nya (2001) diduga berdasarkan pada buku 'Junichi Saga Confessions of a Yakuza'.


(tia/dar)