DetikHot

art

Karya Tintin Wulia Resmi Dibuka di Paviliun Indonesia Venice Art Biennale 2017

Sabtu, 13 Mei 2017 11:15 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Karya Tintin Wulia Resmi Dibuka di Paviliun Indonesia Venice Art Biennale 2017 Foto: Peluncuran Karya Tintin Wulia (dok.KBRI Roma)
Roma - Paviliun Indonesia kembali mejeng di ajang Venice Art Biennale yang ke-57 bertemakan 'Viva Arte Viva'. Seniman kelahiran Bali, Tintin Wulia yang memiliki reputasi internasional dipercaya mewakili Indonesia untuk memajang karyanya.

Karya seni kontemporer Tintin Wulia diberi judul '1001 Martian Homes'. Tepat hari ini, Sabtu (13/5) seni instalasi Tintin Wulia di kawasan Arsenale seluas 70 meter persegi resmi dibuka untuk umum.


Karya Tintin Wulia Resmi Dibuka di Paviliun Indonesia Venice Art Biennale 2017  Foto: Peluncuran Karya Tintin Wulia (dok.KBRI Roma)

"1001 Martian Homes bercerita tentang sejarah dalam sebuah cerita dalam cerita, untuk mengulurkan waktu dan ruang. Serta menghubungkan kita semua," tutur Tintin Wulia, dalam keterangan pers yang diterima KBRI Roma, Sabtu (13/5/2017).

Karya seni Tintin Wulia pun terhubung ke sebuah ruangan yang terdapat di Senayan City, Jakarta. Dua lokasi yang saling terhubung sengaja diciptakan Tintin Wulia.

Saat hari pembukaan Paviliun Indonesia di Venice Art Biennale 2017, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bekraf sekaligus Ketua Komisioner Paviliun Indonesia, Ricky Pesik yang kemudian diserahkan kepada Tintin Wulia, kurator Agung Hujatnikajennong dan tamu undangan lainnya. Duta Besar RI (designate) untuk Italia, Esti Andayani, beserta staf KBRI Roma dan perwakilan masyarakat Indonesia di Italia juga turut hadir.

Salah seorang selebriti terkemuka Italia Maria Grazia Cucinotta yang hadir di hari peresmian, mengaku terkagum dengan desain Paviliun Indonesia.

"Saya datang berdasarkan rekomendasi dari berbagai situs. Saya mengagumi desain Paviliun Indonesia berikut karya yang ditampilkan di dalamnya," tutur Maria Grazia Cucinotta.

Ricky Pesik pun mengatakan, partisipasi Paviliun Indonesia dalam Venice Art Biennale 2017 merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk, terus mempromosikan karya-karya industri kreatif Indonesia di berbagai ajang penting dunia.

"Seni kontemporer juga bentuk industri kreatif yang harus dipromosikan. Di waktu yang sama di Mal Senayan City juga dilaksanakan peresmian Paviliun Indonesia di Venice Art Biennale 2017 oleh Kepala Bekraf, Triawan Munaf," tutur Ricky Pesik.
(tia/wes)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed