Ya, mahasiswa jurusan seni dari Universitas Robert Gordon di Skotlandia melakukannya. Bukan patung maupun lukisan, Llyod Jack dan Ruairi Grey justru meletakkan nanas seharga Rp 17 ribuan di atas meja dalam pameran seni. Keduanya sama sekali tidak memberikan keterangan karya.
Pihak galeri pun memberikan kotak kaca sebagai display. Empat hari kemudian, nanas sama sekali tidak disentuh pengunjung maupun raib keberadaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buah nanas diletakkan di sebuah pameran sebagai karya seni Foto: Istimewa/ BBC |
Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (12/5/2017), keberadaan nanas memiliki arti tertentu. "Seiring berjalannya waktu, nanas akan membusuk. Ini merupakan penghancuran yang tak bisa dipisahkan dari semua kehidupan," ujar Lloyd dan Ruairi.
Baca Juga: Christina Phan Tampilkan Karya Fotografi di Art Sampoerna 2017
Meletakkan barang yang seakan tak ada arti dalam sebuah pameran seni bukanlah hal yang pertama. Mel lalu, Kevin Nguyen dan TJ Khayatan meletakkan sepasang kacamata dengan tanda resmi dari Museum Seni Modern San Francisco.
Di tahun 2003, Banksy juga pernah membeli sebuah lukisan cat minyak di pasar jalanan, mengubahnya, dan menempelkan di dinding galeri Tate Britain London. Lalu, Banksy memberikan penjelasan, "Akuisisi baru ini adalah contoh gaya neo post-idiot."
(tia/doc)












































Buah nanas diletakkan di sebuah pameran sebagai karya seni Foto: Istimewa/ BBC