Sampai sekarang sudah ada 30 mural yang selesai digarap. Lopez mengatakan seri yang berjudul 'Colossi' itu sengaja dikerjakannya di negara komunis yang seni jalanan terasa langka.
"Saya ingin seni jalanan berkembang lebih jauh lagi," ujar Lopez, yang mulai melukis di dinding rumah dan toko di rumahnya, kawasan Playa, Havana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mural akan terus menerus berinteraski dengan publik. Obyek anak-anak yang saya lukis adalah harapan dunia. Karena itulah, saya melukis anak-anak dengan medium yang lebih besar," katanya dikutip dari Reuters, Rabu (26/4/2017).
Lantaran mural Lopez, satu per satu seniman jalanan lainnya mulai melakukan hal yang sama. Yulier Rodriguez pun menciptakan mural bergaya realistis dan monokrom dengan gambar anak-anak.
Baca Juga: Nindityo Adipurnomo Gelar Pameran Tunggal 'Unit Produksi Berita' (tia/ken)











































