Seniman Zhu Jinshi Eksplorasi Lukisan Abstrak yang Tak Biasa

Laporan dari Singapura

Seniman Zhu Jinshi Eksplorasi Lukisan Abstrak yang Tak Biasa

Tia Agnes - detikHot
Senin, 23 Jan 2017 17:30 WIB
Seniman Zhu Jinshi Eksplorasi Lukisan Abstrak yang Tak Biasa
Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Dempsey Hill - Jika biasanya lukisan-lukisan abstrak cenderung mayoritas berwarna hitam-putih, maka berbeda dengan karya-karya dari Zhu Jinshi. Pionir seni abstrak dan seni instalasi dari Tiongkok ini justru berani memakai warna-warna yang cerah, spontan dan tanpa teknik apapun.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Galeri Pearl Lam Singapura, Santy Saptari ketika menemani awak media tur ke dua galeri yang dimiliki oleh kolektor seni Pearl Lam tersebut. "Di sini lukisan Zhu Jinshi abstrak dan berwarna warni. Dia lebih berani memakai warna cerah," katanya kepada awak media, termasuk detikHOT di Dempsey Hill, belum lama ini.

Simak: Melihat Lukisan Tebal Cat Minyak Hitam dan Warna-warni ala Zhu Jinshi

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eksibisi berjudul 'Presence of Whiteness' di Dempsey Hill menampilkan 20 lukisan yang dibuatnya antara tahun 2012 sampai 2016. Karyanya bisa dilihat sebagai konsep dialektik, karyanya bertransformasi menjadi bentuk antara warna putih yang ada di kanvas dengan warna yang dibuatnya dengan kesan tiga dimensi.

Zhu Jinshi mengambil cat minyak dengan ukuran yang tak terkira. Dia pun terkesan mengambil material secara spontan lalu dan menaruhnya di atas kanvas. Meski terkesan asal-asalan namun karya Zhu disukai oleh kolektor dunia.

"Dia penuh dengan kontemplasi dan filosofi," terang Santy lagi.

Salah satu lukisan bahkan terdiri dari tiga panel yang seperti satu kesatuan. Berjudul 'Mistaken Dream of the Lotus Pond', lukisan tersebut sepanjang 180 x 480 sentimeter dan Zhu melukiskannya pada 2014 lalu.

Lukisan-lukisan Zhu Jinshi masih bisa dilihat hingga 5 Maret mendatang. Pearl Lam Galleries di Dempsey Hill terletak di 15 Dempsey Road #01-08, Dempsey Hill, Singapura.

Baca Juga: Potongan Kayu Karya Danh Vo di Rooftop Galeri Nasional Singapura
(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads