DetikHot

art

Federasi Teater Indonesia Beri Penghargaan pada Ciputra

Selasa, 27 Des 2016 15:48 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Federasi Teater Indonesia Beri Penghargaan pada Ciputra Foto: Ciputra Artpreneur
Jakarta - Ajang penghargaan tahunan dari Federasi Teater Indonesia (FTI) tahun ini sukses diselenggarakan di Graha Bakti Budaya, kompleks TIM, Jakarta Pusat, pada Senin (26/12/2016) malam. Nama Dr. (HC) Ir.Ciputra berhasil menerima penghargaan Maecenas FTI.

Ajang penghargaan Maecenas diberikan oleh tim FTI kepada sosok yang tidak bekerja di lapangan artistik atau seni, tapi telah memberikan sumbangan terhadap perkembangan dunia teater, seni pertunjukan, maupun kebudayaan. Presiden Federasi Teater Indonesia (FTI), Radhar Panca Dahana, mengatakan penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Ciputra terhadap pendirian Ciputra Artpreneur.

"Menurut saya, pembangunan apapun dan sebesar apapun yang dilakukan oleh Pak Ci (Ciputra) tanpa banyak publikasi, telah melakukan kerja-kerja signifikan dalam membantu seni dan budaya," ujar Radhar dalam keterangan yang diterima detikHOT, Selasa (27/12/2016).

Baca Juga: Lewat Grafiti, Shamsia Hassani Cerita Perjuangan Perempuan Afghanistan

Ciputra berhasil mendirikan Ciputra Artpreneur yang terdiri dari teater bertaraf internasional dan terdapat galeri seni, serta museum yang menampilkan koleksi karrya seni kontemporer dan modern miliknya. Karya yang ditampilkan di museum mayoritas merupakan goresan Hendra Gunawan.

Foto: Ciputra Artpreneur


Ciputra pun gembira dengan penghargaan Maecenas tersebut. "Melalui pembangunan Ciputra Artpreneur, saya berharap dunia seni, khususnya seni lukis, seni patung, dan seni pertunjukan, akan terus berkembang. Saya bangga sekali dengan orang-orang seperti Pak Radhar dan komunitas FTI yang memperhatikan dan terus berupaya memajukan seni teater di Indonesia," tambah dia saat Malam Anugerah Penghargaan FTI 2016.

Beberapa tokoh yang pernah menerima penghargaan Maecenas FTI di antaranya adalah Jakob Oetama (2011), Sri Sultan Hamengkubuwono X (2012), Victor Hartono (2013), Sapta Nirwandar (2014), dan Dedi Mulyadi (2015).

Tak hanya budayawan Radhar Panca Dahana yang menjadi dewan juri menyeleksi penghargaan. Tapi Amoroso Katamsi, Ratna Riantiarno, Slamet Rahardjo, dan Putu Wijaya juga dipercaya sebagai tim dewan juri. Mereka menyebutkan selain Ciputra, nama penghargaan FTI 2016 juga diberikan pada tokoh teater senior asal Yogyakarta, Azwar AN.

Serta untuk pertama kalinya, dewan juri menganugerahkan Abdi Abadi, sebuah penghargaan atas dedikasi seumur hidup, yang diberikan pada pendiri Teater Keliling, Rudolf Puspa. Rudolf Puspa terpilih karena semangatnya yang telah mementaskan teater lebih dari 1.500 kali, lebih dari 600 penyutradaraan di SMA dan SMP, grup-grup teater kampus, pelatihan dengan pusat bahasa di seluruh provinsi Nusantara, serta 525 kali penyelenggaraan workshop di Tanah Air dan mancanegara.


(tia/dar)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed