2017, Teater Koma Pentaskan Lagi Lakon 'Opera Ikan Asin'

2017, Teater Koma Pentaskan Lagi Lakon 'Opera Ikan Asin'

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 11 Nov 2016 15:56 WIB
2017, Teater Koma Pentaskan Lagi Lakon Opera Ikan Asin
Foto: Tia Agnes
Jakarta - Teater Koma tengah menggelar pertunjukan berjudul 'Opera Kecoa' di Graha Bakti Budaya, kompleks TIM, hingga 20 November mendatang. Namun, sutradara sekaligus pendiri Teater Koma Nano Riantiarno sudah merencanakan gelaran berikutnya.

"Seperti biasanya di bulan Maret kami akan menggelar pertunjukan lagi. Rencananya Opera Ikan Asin akan dipentaskan merayakan 40 tahun Teater Koma," ujarnya, di Graha Bakti Budaya.

'Opera Ikan Asin' pernah dipentaskan dua kali. Pada 30 Juli sampai 8 Agustus 1983, 'Opera Ikan Asin' berlangsung selama 10 hari. Serta kedua di Graha Bakti Budaya selama dua hari penyelenggaraan, pada 20-21 Agustus 1983.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ceritanya akan lebih dahsyat dari Opera Kecoa. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalam naskah akan sama seperti naskah asli, dan masih relevan sampai sekarang," kata Nano.

'Opera Ikan Asin' mengisahkan tentang Mekhit alias Piso si Raja Bandit, mengawini Poli tanpa sepengetahuan ayahnya – Goceng Picum – juragan para pengemis se-betawi. Dendam Picum pada Mekhit seakan tiada habisnya. Dengan segala upaya, ia berusaha memisahkan Mekhit dari Poli. Suatu hari akibat pengkhianatan Yeyen – bekas pacar Mekhit yang akhirnya jadi pelacur – Si Mat Piso tertangkap di sebuah rumah bordel. Tetapi ia bisa lolos lewat pertolongan Lusi, anak gadis Kepala Polisi Betawi.

(tia/dar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads