DetikHot

art

Pembaca LINE Webtoon Indonesia Terbesar di Dunia

Sabtu, 13 Ags 2016 11:29 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Pembaca LINE Webtoon Indonesia Terbesar di Dunia Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Dirilis pada April 2015 lalu, Indonesia menjadi pasar terbesar dengan jumlah pembaca terbanyak di LINE Webtoon dibandingkan negara-negara lainnya. Dari total 88 judul komik yang rilis secara lokal dan internasional, ada 36 judul karya webtoonist Tanah Air. Sebanyak 11 judul telah tamat dan 25 judul masih on going.

Pencetus LINE Webtoon, Kim JunKoo mengatakan sampai saat ini ada 35 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. "Indonesia menjadi pasar tertingi dengan 6 juta pengguna aktif yang sudah mengunduh LINE Webtoon per-bulan Agustus ini," ucapnya saat sesi diskusi 'LINE Webtoon X Popcon Asia 2016' di ajang Popcon Asia, Jumat (12/8/2016).

LINE Webtoon yang rilis 12 tahun lalu di Korea telah berkembang menjadi salah satu penyedia komik digital tersar di dunia. Saat ini, LINE Webtoon yang setiap pukul 22.00 WIB merilis episode baru di aplikasinya tersebut juga telah mengubah lanskap industri komik digital, dengan memberikan kemudahan dan aksesibilitas bagi para pembaca dan selalu memberi kesempatan kepada kreator-kreatornya.

Simak: Yuk, Bikin 'Paspor' Bekasi di Popcon Asia!

"Lewat Webtoon Challenge, kami berharap bisa menggaet banyak kreator dan komikus lokal untuk ikut mempublikasikan karyanya di LINE Webtoon. Ada lima komik Indonesia yang telah menjadi terfavorit di dunia," tambah Junkoo.



Kelima webtoon tersebut adalah komik bergenre romance berjudul 'Eggnoid' karangan Archie the Red Cat dengan 1,4 juta subscribers. Kedua, 'My Pre-Wedding' karya Annisa Nisfihani yang tengah jeda dengan jumlah 1,1 juta subscribers. Nurfadli Mursyid yang dikenal dengan komik genre komedi 'Tahilalats', lalu ada 'Flawless' oleh Shinshinhye, dan terakhir '304th' oleh Felicia Hung.

"Fokus kami ke depan adalah pasar Indonesia. Tidak hanya akan memberikan platform untuk mempublikasikan kontennya saja tapi LINE Webtoon akan mendukung kariernya, mengekspos profil komikus agar bisa menjangkau audiens internasional," pungkas Junkoo.

LINE Webtoon hadir karena penjualan komik di Korea mengalami penurunan drastis dengan pembaca yang lebih memilih membaca komik secara ilegal. Hal ini memicu kemunduran industri komik Korea dengan banyak penerbit yang gulung tikar. Pada 2004, NAVER merilis NAVER Webtoon sebagai wadah bagi komikus berkarya.

Kini, menaungi lebih dari 200 webtoonist profesional serta 140.000 webtoonist amatir, dan bisa diakses lebih dari 6 juta pembaca aktif di Indonesia serta 35 juta pembaca aktif di dunia. Setelah Korea, di bawah brand LINE, Webtoon menjangkau pasar global seperti Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, dan Indonesia.




(tia/tia)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed