Festival Triennale Art Summit Indonesia Dibuka 15 Agustus

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 11 Agu 2016 16:37 WIB
Foto: Tia Agnes
Jakarta - Festival triennale (tiga tahunan) seni pertunjukan kontemporer yang menampilkan karya seni tari, teater dan musik dari berbagai negara hadir lagi tahun ini. Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, Art Summit Indonesia (ASI) 8 bakal berlangsung selama dua tahun, dari 2016 dan 2017 mendatang.

Dibuka pada 15 Agustus mendatang, seniman asal Jepang Takao Kawaguchi akan menggelar pertunjukan tunggal berjudul 'About Kazuo Ohno' di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM). Saat jumpa pers di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Direktur Kesenian Dirjen Kebudayaan Endang Caturwati mengatakan festival ini mempertemukan antara seniman Indonesia dan dunia.

"Seniman yang diundang akan bertemu, bertukar pikiran dan pengalaman tentang seni pertunjukan. Serta apa yang sedang terjadi di dunia sekarang ini," ungkapnya, Kamis (11/8/2016).

Mulai Agustus sampai akhir tahun 2016 akan digelar berbagai workshop dan ceramah publik. Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid pun menjelaskan untuk rangkaian acara ASI 8 di tahun 2016 fokusnya lebih banyak ke workshop.

"Jadi sebelum showcase ke publik, kami mengembangkan banyak ide-ide seniman terlebih dahulu baru showcase lebih besar di tahun 2017," tambahnya lagi.

Art Summit Indonesia yang berdiri dari tahun 1995 ini dikuratori oleh Yudi Ahmad Tajudin, Helly Minarti, Nyak Ina Raseuki, Nungki Kusumastuti, dan Otto Sidharta. Sebagai rangkaian bagian pertama, dilakukan pementasan karya, lokakarya, dan ceramah publik di 8 kota. Yakni, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Bandung, Padang, Padang Panjang, Bali, dan Makassar.

Pakar dan pelaku seni pertunjukan akan berpartisipasi. Di antaranya adalah Peter Eckersall (profesor Asian Theatre, Graduate Center-City University of New York, Amerika Serikat), Toshiki Okada (penulis naskah dan sutradara muda terdepan Jepang saat ini), Michio Arimitsu (peneliti dan kritikus tari asal Jepang), Takao Kawaguchi (performer dan koreografer Jepang), Jonas Baes (komponis Filipina), Choo Kee Yong (komponis Malaysia), Edi Sedyawati (budayawan), FX.Widaryanto (seniman dan penulis seni budaya), Melati Suryodarmo (performance artist), dan Ugoran Prasad (kandidat doktor kajian teater di Graduate - City Universitas New York).

Nantinya, di ASI 8 tahun ini seniman Srilanka Venuri Perera akan melakukan residensi selama dua pekan di Yogyakarta dan Bali untuk menciptakan karya yang dipentaskan tahun depan. Selain Takao Kawaguchi yang akan pentas di malam pembukaan ASI 8, Joned Suryatmoko akan berkolaborasi dengan Jonas Baes asal Filipina dan Chong Kee Yong dari Malaysia.

(tia/doc)