Lewat rangkaian karya seni berjudul 'HIPSTORY', Trump tampak mengenakan kemeja Hawaii flamingo, berwarna-warni, dan mengenakan kalung rantai di bagian lehernya. Dia juga memiliki tindik di bagian hidung dan kedua lengannya bertato. Kepalanya pun sengaja dipotong plontos, dan tak seperti pengusaha.
Baca Juga: Dewi Lestari Apresiasi Terbitnya Tesaurus Bahasa Indonesia Edisi ke-2
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada Huffington Post, Shimoni mengatakan sosok Trump menyatu antara populisme dan fasisme. "Ketika saya memulai HIPSTORY, personifikasi saat ini adalah politik, ketika Anda melihat para pemimpin dalam proses pemilihan mereka dan Trump adalah contoh yang baik," ujarnya.
Selain Trump, Shimoni juga membuat potret hipster dari Ronald Reagan, Ratu Elizabeth II, Che Guevara, dan sejumlah tokoh bersejarah sekaligus pemimpin dunia lainnya.
(tia/mmu)











































