Novel tentang Era Baru Rusia Raih Penghargaan Bergengsi Inggris

Novel tentang Era Baru Rusia Raih Penghargaan Bergengsi Inggris

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 24 Mei 2016 09:00 WIB
Novel tentang Era Baru Rusia Raih Penghargaan Bergengsi Inggris
Foto: Guardian
Jakarta - Peter Pomerantsev dianggap sebagai penulis terbaik yang mampu mengangkat cerita tentang era baru Rusia. Lewat novel berjudul 'Nothing Is True and Everything Is Possible: The Surreal Heart of the New Russia', ia berhasil meraih penghargaan bergengsi bernama Ondaatje yang diberikan oleh Royal Society of Literature, Inggris.

Novel karangan penulis asal Ukraina tersebut dinilai mampu mencampuradukkan beragam genre, dari jurnalisme investigatif, kritik, sampai kisah perjalanan. Dengan begitu, Pomerantsev mengalahkan rival penulis dunia lainnya dengan karya yang meliputi kategori fiksi, non-fiksi, dan puisi.

Yakni buku kumpulan puisi tentang pedesaan Irlandia 'The River' oleh Jane Clarke, 'The Great Explosion' oleh Brian Dillon yang mengisahkan tentang kebakaran di sebuah pabrik pada 1916 silam, 'Weatherland' Alexandra Harris tentang sejarah musim di Inggris, 'The Shepherd's Life' oleh James Rebanks, dan 'This Divided Island' oleh Samanth Subramanian tentang sejarah peperangan di Sri Lanka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Dewi Lestari Apresiasi Terbitnya Tesaurus Bahasa Indonesia Edisi ke-2

Dalam sebuah wawancara kepada Guardian, seperti dikutip detikHOT, Selasa (24/5/2016), Pomerantsev yang lahir di Ukraina dan kini tinggal di London telah bekerja sebagai wartawan, sutradara film, dan juga konsultan Uni Eropa, dan Bank Dunia. Ia telah merasakan beragam rezim kekuasaan di negara asalnya, hingga era Rusia baru.

"Rusia yang baru menjadi negara terkaya, enerjik, dan paling berbahaya. Mereka memiliki minyak, wanita paling cantik, dan sekutu," katanya.

Salah satu dewan juri Kate Adie mengatakan novel Pomerantsev mengungkapkan era baru Rusia yang lebih modern sekaligus banyak keserakahan di dalamnya. "Ia mampu menyampaikan dalam prosa panjang yang berkilauan, tajam, dan banyak implisit kepada pembaca," tandas Adie.

Penghargaan Ondaatje diberikan kepada penulis fiksi, non-fiksi, maupun puisi yang memberikan semangat baru terhadap ranah sastra internasional. Penghargaan ini diberikan untuk menghormati Christopher Ondaatje dan pemenang yang menang mendapatkan hadiah sebesar Β£10,000 atau senilai Rp 196 juta.

(tia/tia)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads