Novelis Korea Selatan Han Kang Raih 'Man Booker International Prize 2016'

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 17 Mei 2016 08:40 WIB
Foto: Guardian
Jakarta - Novelis asal Korea Han Kang bersama penerjemahnya Deborah Smith yang baru belajar bahasa Korea enam tahun lalu berhasil memenangkan penghargaan bergengsi 'Man Booker International Prize 2016'. Ia mengalahkan pemenang Nobel Orhan Pamuk serta pseudonym Elena Ferrante yang identitas tersembunyi.

Lewat novel 'The Vegetarian', karangan Han Kang dianggap ringkas, meresahkan sekaligus disusun dengan indah. Dewan juri pun menilai bukunya memiliki perpaduan luar biasa dari keindahan dan horor.

"Ceritanya aneh dan bisa masuk ke genre horor atau melodrama atau lebih tegas lagi alegori tapi memiliki ketenangan luar biasa, bijaksana, dan penulis bisa mengontrolnya," ucap ketua dewan juri Boyd Tonkin, seperti dikutip dari situsnya, Selasa (17/5/2016).

Deborah Smith pun berhasil menerjemahkannya dengan baik dan menakjubkan ke dalam bahasa Inggris. "Poin terpenting yang dilakukan antara Han Kang dan Deborah Smith adalah proses kerjasama antara penulis dan penerjemah, sehingga para pembaca tidak merasa kehilangan cerita ketika buku tersebut diterjemahkan," lanjut Tonkin.

'The Vegetarian' menceritakan tentang seorang kehidupan seorang istri yang tak biasa. Ia memutuskan untuk menjadi vegetarian setelah menanam beberapa tanaman. Keputusan kontroversial yang menjadi vegetarian membuat suami dan ayahnya, serta suami kakanya melakukan kekejaman. Sebagai seorang wanita, Yeong-hye punya mimpi obsesif menjadi pohon.

Di malam penganugerahaan yang digelar di Museum Victoria & Albert di London, pada Senin (16/5) malam, Han mengatakan ia merasa terhormat menerima penghargaan. "Ini adalah hal yang sangat berharga dan membuat erat persahabatan saya dengan Deborah. Buku ini telah memberikan saya banyak hal," ucapnya.

Penghargaan tersebut diberikan kepada penulis dunia yang karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan diterbitkan di Inggris. Han Kang dan Deborah Smith menerima hadiah senilai £ 50.000 atau sekitar Rp 963 juta. Hadiahnya akan dibagi rata antara penulis dan penerjemah. (tia/tia)