Pemilihan 6 buku dari 6 pengarang itu dipangkas dari 'long list' 13 penulis. Aslinya ada 155 pengarang yang diseleksi untuk ajang Man Booker International. Novelis Indonesia Eka Kurniawan sebelumnya masuk 'long list' lewat 'Man Tiger', yang diterjemahkan dari 'Manusia Harimau'.
Kini, shot list dihuni pengarang dari berbagai bahasa, termasukΒ Angola, Austria, Korea Selatan, dan Turki, sebelum diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Tim dewan juri pun memuji keberagaman yang mewarnai 'short list'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka adalah peraih Nobel asal Turki Orhan Pamuk, penulis pseudonim Italia Elena Ferrante, penulis kontroversial Tiongkok Yan Lianke, penulis asal Angola Jose Eduardo Agualusa, Robert Seethaler dari Austria, dan Han Kang dari Korea Selatan. Nantinya, pemenangnya akan menerima Β£ 50.000 yang akan dibagi rata ke penulis dan penterjemah.
Dilansir dari Guardian, Senin (16/5/2016), selama 15 tahun belakangan pasar fiksi mengalami penjualan yang stagnan. Namun, rupanya kini telah meningkat sebanyak 96 %.
Di ajang Man Booker International Prize 2016, novel 'A General Theory of Oblivion' karangan JosΓ© Eduardo Agualusa, diterjemahkan oleh Daniel Hahn. Kedua, 'The Story of the Lost Child' oleh Elena Ferrante yang diterjemahkan Ann Goldstein. 'The Vegetarian' oleh Han Kang dan diterjemahkan oleh Deborah Smith. Keempat 'The Four Books' oleh Yan Lianke, diterjemahkan oleh Carlos Rojas. Kelima, 'A Strangeness in My Mind' oleh Orhan Pamuk, diterjemahkan Ekin Oklap. Serta terakhir adalah buku 'A Whole Life' oleh Robert Seethaler, diterjemahkan Charlotte Collins.
Kira-kira siapa ya penulis dunia yang memenangkan kategori penghargaan terbaik di Man Booker International 2016?
(tia/mmu)











































