Buku yang dipajang sesuai dengan tema tahun ini yakni 'Return to the Island of Tales'. Mulai dari cerita klasik seperti 'Cindelaras' dari Jawa Timur, 'Lutung Kasarung' dari Jawa Barat, 'Putri Kemang' dari Bengkulu, 'Hua Lo Puu dari Maluku Utara. Serta buku yang diadaptasi dari cerita Pandawa dengan alur 'Alice in Wonderland' seperti 'Dru and the Five Kingdoms' yang akan ditampilkan menjadi tema utama di Bologna tahun ini.
Dalam keterangannya kepada detikHOT, Senin (4/4/2016), Koordinator Promosi Literasi dari Komite Buku Nasional, Siti Gretiani mengatakan setiap harinya buku-buku ini akan diperkenalkan kepada agen sastra dan penerbit asing selama pameran berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuannya agar buku tersebut dapat diterbitkan oleh penerbit asing dalam bahasanya masing-masing hingga buku anak-anak Indonesia dan kekayaan ceritanya dapat dikenal dunia internasional," ungkapnya.
Di Bologna Book Fair 2016, sejumlah penerbit seperti Gramedia Pustaka Utama, Mizan, Erlangga, Zikrul Bestari, dan Litara turut berpartisipasi menampilkan buku-buku unggulannya. Misalnya, dari Penerbit Mizan menampilkan seri buku cerita 'Hello Kids' yang terdiri dari 13 judul dan buku biografi para ilmuwan muslim dengan ilustrasi menarik.
Yuliani Liputo dari Mizan Pustaka mengatakan rights atau hak cipta terbit buku anak telah terjual ke penerbit Australia, Turki, Malaysia, dan Pakistan. "Seperti 25 judul dari seri Hello Kids, 55 judul serial Islamic Princess dan 6 judul dari serial 101 'Info About Islam'," jelas Yuliani.
Sedangkan stand Indonesia yang didesain oleh arsitek Andro Kaliandi berada di Hall 9 Stand A29. Ia pernah berpartisipasi untuk stand dan paviliun Indonesia di FBF 2015, dengan tambahan ilustrasi yang diambil dari buku 'Dru and the Five Kingdoms' yang diproduseri oleh Shanty Harmain.
(tia/tia)










































