Pendiri dari REDBASE Foundation, Nancy Nan, mengatakan penghargaan dapat mendorong praktik seni rupa yang segar dan inovatif.
"Lebih dari 100 peserta mengirimkan karyanya untuk kompetisi ini. Bersama para juri kami akan memilih ide dan karya terbaik serta membantu para seniman ini untuk melangkah lebih maju dalam karir mereka," ujarnya, Selasa (29/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seleksi dilakukan oleh tim dewan juri dan diberikan kepada 5 seniman muda termasuk emerging artist. Tim dewan juri terdiri dari Asmudjo Irianto (kurator seni), Edy Sunaryo (Dosen ISI), Anusapati (seniman), Cosmas Gozali (kolektor), dan Heri Pemad (ARTJOG).
"Seleksi dilakukan oleh juri yang sah dan berpengaruh dalam perkembangan seni kontemporer di Indonesia dan yang dicari adalah bagaimana cara para seniman dapat menciptakan karya yang kuat dan konsep yang menarik melalui media yang dipilih dan hasil riset dari ekplorasi," lanjut Nancy.
Simak: Peringati 50 Tahun Berkarya, Arfial Arsad Pameran Retrospeksi di Jakarta
Peserta yang mengikuti kompetisi ini persyaratannya penduduk Indonesia, berusia antara 20 sampai 35 tahun dan menyertakan portfolio yang berisi 3-5 karya terbaru (2014-2016) dan minimal 3 karya dari tahun sebelumnya (<2014). Peserta dapat berasal dari beragam latar belakang artistik yang berbeda, dari lukisan, patung, keramik, instalasi, new media, multimedia, fotografi, video dan grafis.
Bagi pemenang 1 dapat menerima hadiah Rp 10 juta dan kesempatan untuk mengikuti pameran tunggal atau grup bersama REDBASE Art Management yang berskala nasional maupun internasional. Juara 2 dengan hadiah Rp 3 juta, berkesempatan mengikuti program 'Artist in Residence' di Redbase Foundation dan pameran grup bersama. Serta juara 3 diberikan kepada 2 seniman dengan hadiah Rp 2 juta.
Pengumuman kompetisi diumumkan pada 14 April 2016. Sedangkan pembukaan pameran dengan karya-karya pilihan pada 19 April 2016!
(tia/mmu)











































