Seniman Rusia Dibui karena Aksi Vandalisme

Seniman Rusia Dibui karena Aksi Vandalisme

Tia Agnes - detikHot
Senin, 29 Feb 2016 17:20 WIB
Seniman Rusia Dibui karena Aksi Vandalisme
Foto: Guardian
Jakarta - Seniman asal Rusia Pyotr Pavlensky telah melewati berbagai tes kejiwaan akibat aksi seni yang dilakukannya beberapa waktu lalu. Dia dibui dari akhir tahun lalu sampai proses pengadilan digelar April mendatang.

Hakim pengadilan Natalya Larina memutuskan bahwa Pavlensky mencoba untuk melarikan diri dan bepergian ke luar negeri. Maka penahanannya diperpanjang di Moskow sampai 6 April. Pengacaranya Dmitry Dinze berargumen aksinya bertujuan politik dan tidak membahayakan bagi publik. "Dia tidak menyebabkan kerusakan material atau menodai apapun," kata Dinze, dilansir dari Guardian, Senin (29/2/2016).

Baca Juga: Dee Lestari Kewalahan Tandatangan 10 Ribu Eksemplar Novel 'Supernova 6'

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi seni yang dilakukannya terjadi pada November lalu. Saat itu, ia membakar pintu markas Dinas Keamanan FSB. Pavlensky didakwa dengan aksi vandalisme yang bisa menyebabkan vonis tiga tahun bui. Namun, dia mengklaim aksi tersebut untuk memprotes 'terorisme' dari layanan keamanan negara.

Seniman yang kini berusia 31 tahun kini dipindahkan ke penjara Butyrka Moskow setelah satu bulan berada di Rumah Sakit Jiwa Serbsky karena kondisi mentalnya. Tapi, rumah sakit tersebut dikenal di era Soviet karena membagi-bagikan diagnosa palsu kondisi kejiwaan untuk para pembangkang tahanan politik.

Hasil tes kejiwaannya pun akan keluar akhir bulan ini. Sebelumnya dia juga pernah melakukan aksi yang tak biasa yakni menjahit bibirnya dan membungkus diri dengan kawat berduri.

(tia/ron)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads