Duka Mendalam Bagi Kepergian Novelis Italia Umberto Eco

Duka Mendalam Bagi Kepergian Novelis Italia Umberto Eco

Tia Agnes - detikHot
Senin, 22 Feb 2016 10:12 WIB
Duka Mendalam Bagi Kepergian Novelis Italia Umberto Eco
Foto: Getty Images
Jakarta - Akhir pekan lalu menjadi catatan sejarah dan duka mendalam bagi dunia sastra internasional. Tak hanya Harper Lee yang meninggal dunia, tapi di hari yang sama sastrawan asal Italia sekaligus pemikir Umberto Eco wafat di usia yang ke-84 tahun karena penyakit kanker.

Penulis novel fenomenal 'The Name of the Rose' yang rilis 1980 silam dikenang sebagai master dari budaya Italia. Novel detektif abad pertengahan yang memiliki setting tahun 1327 itu menceritakan tentang penyelidikan serangkaian kematian yang mencurigakan.

Novelnya menjadi terkenal karena mengkombinasikan antara imajinasi, analisis Bible, ilmu sains, dan teori sastra. Di tahun 1986, 'The Name of Rose' diadaptasi ke layar lebar oleh sutradara Jean-Jacques Annaud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Harper Lee Dimakamkan di Kampung Halamannya

Kabar kepergian Eco diketahui pada Jumat malam waktu setempat, hanya beberapa jam setelah kematian Lee di Alabama, Amerika. Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi mengatakan tokoh Eco adalah sosok intelektual Eropa.

"Dia menggabungkan antara kecerdasan unik dari masa lalu dan kapasitasnya yang tak terbatas untuk mengantisipasi masa depan. Kematiannya adalah kerugian besar bagi budaya yang kami akan kehilangan tulisan dan suara-suaranya," katanya.

Simak: Penulis Mesir Divonis 2 Tahun Bui karena Novel 'The Use of Life'

Setelah 'The Name of Rose', Eco kembali menerbitkan ovel lainnya yang berjudul 'Foucault's Pendulum' di 1988 dan 'Numero Zero' tahun lalu. Akhir tahun ini, Eco juga rencananya bakal merilis karya terbarunya.

Selain di Italia, duka mendalam juga dirasakan oleh seorang profesor linguistik di Universitas California, Berkeley, George Lakoff. "Eco menunjukkan bagaimana dia memahami persoalan budaya tapi tidak menciptakan budaya baru. Membaca karya-karyanya sama saja menikmati hidup."



(tia/tia)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads