Delapan komposer muda Indonesia yang diseleksi oleh juri independen akan memainkan karyanya dan berkolaborasi dengan 'Ensemble Modern' di Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada 2 Desember pukul 20.00 WIB. Masing-masing komponis menciptakan karya khusus untuk "Ensemble Modern" dengan penggambaran artistik yang berbeda.
Dalam keterangan pers, Selasa (1/12/2015), nantinya mereka akan menggabungkannya dengan berbagai unsur musik teatrikal, audiovisual, dan elemen elektronik. Komponis tersebut juga akan menggunakan lagu atau tarian dalam harmoni dan ritme musik gamelan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Ensemble Modern' adalah salah satu ansambel solois yang terkemuka di dunia untuk musik klasik kontemporer. Karyanya beragam mulai dari memproduksi musik untuk teater musikal, proyek tari, video, musik kamar dan orkestra. "Ensemble Modern" juga pernah mendapat sejumlah penghargaan, salah satunya dari Beijing Music Festival sebagai "Artist of The Year" (2006).
Sebelum pertunjukan, akan diputar video tentang momen pertemuan musik interkultural ini. Video karya seniman berdarah Anglo-Ethiopia, Theo Eshetu, yang berjudul "Ruang Suara: Soundscape". Kolaborasi antara 8 komposer muda dan 'Ensemble Modern' pernah dipentaskan di pameran buku terbesar di dunia, Frankfurt Book Fair 2015. Saat itu, Indonesia menjadi tamu kehormatan dan rencananya pertunjukan ini akan dipentaskan di Jakarta, Yogyakarta, Bandung.
(tia/mif)











































