Seperti dalam pertunjukan 'Inspektur Jenderal' yang akan dibuka nanti malam di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Sutradara sekaligus pendiri Teater Koma, Nano Riantiarno mengungkapkannya.
Simak: Korupsi Berjamaah di Panggung 'Inspektur Jenderal'
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan kostum hitam dan putih dipakai oleh para pejabat di negeri Astina Pura. Kostum tersebut, kata Nano, diartikan sebagai orang-orang yang melakukan korupsi berjamaah.
Baca Juga: Teater Koma Gunakan Artistik Sandiwara Cirebon di Panggung 'Inspektur Jenderal'
Tapi, putih tidak selalu suci dan benar, serta hitam bukan bermakna kotor. "Perbedaan ini yang sedikit nyaruh di Inspektur Jenderal dan baru ngerti setelah nontonnya," ungkapnya lagi.
Pertunjukan 'Inspektur Jenderal' akan digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru pada 6-15 November 2015 pukul 19.30 WIB setiap hari Selasa-Sabtu. Khusus hari Minggu pada pukul 13.30 WIB.
(tia/mmu)










































