Museum di London Tolak Memajang Koleksi Margaret Thatcher

Museum di London Tolak Memajang Koleksi Margaret Thatcher

Tia Agnes Astuti - detikHot
Rabu, 04 Nov 2015 08:05 WIB
Museum di London Tolak Memajang Koleksi Margaret Thatcher
Dok.BBC
Jakarta - Selama beberapa tahun belakangan, Victoria and Albert Museum di London menjadi salah satu museum seni dan desain terkemuka di Inggris. Serta memajang pakaian dari desainer Alexander McQueen, David Bowie, dan lain-lain.

Namun, museum tersebut justru menolak memajang koleksi dari mantan Perdana Menteri Margaret Thatcher. Pihak galeri mengakui sudah terlibat diskusi dengan perwakilan Thatcher.

Seorang juru bicara Thatcher kepada Telegraph mengatakan pihak galeri menolak dengan sopan. "Mereka menganggap pakaian koleksi Thatcher bukan bagian dari sejarah politik Inggris yang cocok. Mungkin di hal yang lain lebih cocok," ungkapnya, seperti dilansir Eabu (4/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Museum ini bertanggung jawab untuk mencatat pakaian modis dan contoh estetika yang luar biasa di Inggris," lanjutnya lagi.

Museum ini pun mengeluarkan sebuah pernyataan. "Beberapa tahun lalu, kami memang menyelidiki beberapa potong pakaian Thatcher dari lemari pakaiannya tapi percakapan tidsk berkembang. Jelas ini bukan tawaran resmi untuk pihak museum memamerkannya," tutupnya.

Bulan depan, lebih dari 300 item koleksi Thatcher akan dilelang. Margaret Thatcher adalah perdana menteri terlama yang menjabat di abad ke-20 dan menjadi perdana menteri Inggris perempuan satu-satunya sampai sekarang ini.

(tia/tia)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads