Lukisan tersebut menampilkan potret dari Catrina Hooghsaet yang berasal dari tahun 1657. Mantan direktur Oxford Ashmolean Museum Christopher Brown mengatakan, lukisan itu merupakan karya "old master" terbesar di negara tersebut. Serta, dianggap sebagai salah satu karya terbaik yang pernah dipotret oleh Rembrandt.
Simak: Dua Seniman Indonesia Pajang Karya di Galeri Hong Kong
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Kebudayaan Inggris, Ed Vaizey mengatakan telah menempatkan lukisan itu untuk diekspor ke negara lainnya. "Lukisan Rembrandt dinikmati oleh masyarakat Inggris selama lebih dari 250 tahun dan penting bagi sejarah. Karena membantu kita belajar bagaimana seni telah berevolusi selama berabad-abad," katanya.
Baca Juga: Karakter Pendiri WikiLeaks Muncul di Komik Terbaru 'Asterix'
Lukisan itu tetap akan ada di Inggris jika ada pembeli yang berani membayar senilai Rp 730 miliar. Rencananya, ekspor lukisan ini akan berjalan sampai Februari mendatang. Pemerintah pun tengah mempertimbangkan tawaran dari lembaga-lembaga publik yang ingin membantu memelihara lukisannya.
(tia/mmu)











































