Tampil pertama kalinya di Indonesia, grup seniman teater asal Prancis Cie SacΓ©kripa akan hadir pada 18 Oktober mendatang. Bertempat di Komunitas Salihara dan salah satu program Bienal Sastra Salihara 2015, pertunjukan ini terselenggara atas kerja sama dengan LβInstitut FranΓ§ais dβIndonΓ©sie (IFI).
Compagnie SacΓ©kripa atau lebih dikenal dengan Cie SacΓ©kripa resmi dibentuk pada 2003 silam di LIDO Center for Circus Art kota Toluouse, Prancis. Dengan 5 orang anggota, mereka punya keahlian masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antaranya adalah akrobatik, juggling, aerialis, acrobalance, battle, dan lain-lain. Dalam keterangan pers kepada detikHOT, Kamis (15/10/2015), kali ini mereka akan membawakan pentas Teater Obyek berjudul 'Vu'.
Atase Pers IFI Dwi Setyowati mengatakan pertunjukan teater ini mengkolaborasikan unsur badut humoris, fantasi sirkus, dan miniatur obyek yang disulap jadi atribut pementasan.
"Adegan-adegannya sangat akrab dengan rutinitas kita," katanya.
Seperti memotong buah dengan gaya akrobatik lalu meloncat-loncat kegirangan. Maupun memasang wajah polos ketika membuat teh. Nantinya, 'VU' akan tampil dengan minim ornamen panggung dan hanya fokus pada akting pemain dan hal-hal 'remeh'.
'VU' merupakan pementasan perdana bagi Cie SacΓ©kripa di Indonesia. Sebelumnya, mereka pernah mementaskannya di berbagai festival, seperti Festival Caravan de Cirque au Theatre Grand Rond Prancis maupun di mancanegara seperti Festival Circo De Roma Italia dan Festival Cirkopolis di Praha.
Bulan ini, grup Cie SacΓ©kripa dipentaskan berturut-turut di Tokyo pada 2-4 Oktober. Lalu di Taipei 10-11 Oktober dan 18 Oktober mendatang di Teater Salihara Jakarta pukul 16.00 dan 20.00 WIB.
(tia/mmu)











































