Museum Nasional Indonesia Segera Bangun Gedung Teater

Museum Nasional Indonesia Segera Bangun Gedung Teater

Tia Agnes Astuti - detikHot
Senin, 21 Sep 2015 09:15 WIB
Museum Nasional Indonesia Segera Bangun Gedung Teater
Saat jumpa pers 'Akhir Pekan di Museum' (Dok.Tia Agnes/ detikHOT)
Jakarta - Museum Nasional Indonesia menjadi museum pertama di Asia Tenggara. Memiliki 140 ribu koleksi benda bersejarah termasuk tombak dan pelana kuda Pangeran Diponegoro menjadikannya salah satu museum yang terbesar.

Kepala Museum Nasional Indonesia Intan Mardiana N mengatakan 2017 mendatang akan selesai dibangun ruang khusus teater pertunjukan. "Teater yang bisa menampung 400 orang pengunjung dan bisa dipakai untuk program Akhir Pekan di Museum," ungkapnya usai pementasan 'Berbiduk-biduk di Langit, Berlayang-layang di Lautan', Minggu (20/9/2015).

Baca Juga: 'Akhir Pekan di Museum' Tampilkan Cerita 3 Pelaut Muda

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya, gedung A museum juga akan direvitalisasi. Dilanjutkan ke gedung B. "Kami juga akan membuat perencanaan di gedung C dan biaya yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayan lebih dari Rp 100 miliar," kata Intan.

Selain itu, Museum Nasional juga akan membangun gedung penyimpanan di daerah Taman Mini, sehingga barang-barang yang perlu direlokasi akan dibawa ke sana. Kini, penataan interior tengah dilakukan agar menarik minat pengunjung untuk datang ke museum.

Berkat 'Akhir Pekan di Museum' yang diselenggarakan September 2013 lalu, ada peningkatan pengunjung di museum yang dikenal dengan sebutan Museum Gajah itu. Di tahun 2009, totalnya ada 170 ribu pengunjung dan kini meningkat hingga 250 ribu pengunjung.

"Kami menargetkan ada 300 ribu pengunjung di akhir tahun. Dan semoga dengan adanya gedung teater pertunjukan, menambah minat masyarakat," lanjutnya. Baca liputan khusus tentang 'Akhir Pekan di Museum' di sini!

Selain 'Akhir Pekan di Museum', Museum Nasional Indonesia juga memiliki program bus keliling yang sekarang berhenti di kota Banten. Mobil museum keliling tersebut mengajak anak-anak dan masyarakat melihat lebih dekat salah satu koleksi museum.

(tia/ron)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads