Chuck Wendig Dikritik karena Karakter Gay di Novel Terbaru 'Star Wars'

Chuck Wendig Dikritik karena Karakter Gay di Novel Terbaru 'Star Wars'

Tia Agnes Astuti - detikHot
Senin, 14 Sep 2015 10:35 WIB
Chuck Wendig Dikritik karena Karakter Gay di Novel Terbaru Star Wars
Jakarta -

Pekan lalu, 'Star Wars: Aftermath' karya Chuck Wendig diterbitkan dan menjadi buku terlaris nomor empat versi New York Times. SciFiNow memujinya sebagai buku science-fiction yang baik dan ceritanya terjaga hingga akhir.

Namun, belakangan ini ada kemarahan pembaca di ulasan yang dimuat di situs Amazon. Novel ini hanya meraih peringkat 41 % dari 500 pembaca.

Dikisahkan setelah penghancuran kedua Death Star mengakibatkan kerajaan Kaisar runtuh dan Darth Vader yang dikabarkan meninggal. 'Aftermath' menceritakan petualangan mantan pejuang sekaligus pemberontak Norra Wexley di planet terkecil Akiva.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di novel ini, sang penulis Chuck Wendig juga memperkenalkan karakter terbarunya, Sinjir Rath Velus yang gay. Karakter tersebut menuai kontroversi.

Baca Juga: Mira W: "Menulis Itu Tak Ada Kata Pensiun"

Di akun Twitter, ia pernah berkicau. "Jika Anda marah karena saya menempatkan karakter gay dan protagonis gay di buku ini, saya tidak punya karakter yang Anda harapkan ada," ucapnya.

"Maaf, badai meteor datang. Dan karakter gay dengan pelangi mengikutinya di belakang. Ini sangat luar biasa," lanjutnya. Karena karakter tersebut, fans Star Wars mengkritiknya, tapi ia bersikukuh apa yang dilakukannya benar.

"Jika masalahnya adalah karakter gay, saya tidak akan berkata apa-apa. Karena itulah homofobia. Jika ada seseorang yang ingin berbicara tentang gaya penulisan atau apapun selain gay, saya akan mau berdiskusi," kata Wendig.

Chuck Wendig adalah novelis yang pernah dinominasikan sebagai 'Goodreads Choice Awards Best Horror'. Karya-karya sebelumnya adalah 'Blackbirds' (2012), 'Vampire Circle on the Crone' (2006), dan 'Saviors and Destroyers' (2003).

(tia/ron)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads