Ada yang berbeda dan istimewa di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta pada Sabtu akhir pekan lalu. Area pelataran di depan Teater Jakarta tiba-tiba berubah menjadi keramaian ala festival musim panas di kota-kota Eropa. Ada acara apa?
Pembukaan Jerman Fest telah menyulap pelataran yang luas di bawah pohon rindang itu menjadi area βlayar tancapβ. Namun, penonton tidak dibiarkan duduk lesehan di lantai, melainkan disediakan kursi-kursi. Film yang diputar pun tak biasa.
Film yang sekaligus menandai dibukanya Jerman Fest di Indonesia tersebut berjudul βMetropolisβ karya sutradara Fritz Lang. Ini merupakan sebuah film bisu yang diproduksi pada 1925 hinga 1926 di Jerman. Layar tancep tersebut merupakan bagian dari acara yang berlangsung di dalam gedung Teater Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya layar tancep di luar gedung, penonton umum non-undangan pun bisa menyaksikan pemutaran film yang langka tersebut. βMetropolisβ disebut-sebut sebagai karya terpenting pada genre-nya, dan salah satu film terpenting dalam sejarah yang telah menginspirasi lahirnya karya-karya pada generasi berikutnya. Film ini berkisah tentang sebuah kota masa depan dengan tingkat sosial yang terbagi-bagi, dan dianggap sebagai film panjang fiksi ilmiah pertama.
Duta Besar Jerman di Jakarta, Georg Witschel dalam sambutannya sempat menyebutkan, trilogi film βBatmanβ karya Christopher Nolan termasuk salah satu karya yang terinspirasi oleh βMetropolisβ. Georg membuka Jerman Fest bersama Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Kacung Marijan yang mewakili Menteri Anis Baswedan.
Untuk pertama kali digelar di Indonesia, Jerman Fest 2015 merupakan perhelatan yang dimaksudkan sebagai kolaborasi besar di bidang seni, sains, olahraga, politik dan ekonomi dengan Jerman yang mengusung tema βBersama Menuju Masa Depanβ.
Setelah dibuka akhir pekan lalu, festival ini akan berlangsung selama tiga bulan di berbagai kota. Sedangkan untuk pemutaran βMetropolisβ masih akan berlangsung di dua kota yakni Bandung, Senin (7/9) pukul 19.00 malam nanti dan Surabaya pada Rabu (9/7) lusa.
(mmu/mmu)











































