Pembatalan Pentas Teater tentang ISIS Juga Karena Tekanan Polisi

Pembatalan Pentas Teater tentang ISIS Juga Karena Tekanan Polisi

Tia Agnes Astuti - detikHot
Kamis, 06 Agu 2015 13:26 WIB
Pembatalan Pentas Teater tentang ISIS Juga Karena Tekanan Polisi
Pemain 'Homegrown', kiri to kanan, Vanessa dos Santos, Humaira Wadiwala, Marilyn Nadebe Photograph: Helen Maybanks/National Youth Theatre
Jakarta - Tinggal dua minggu lagi pertunjukan teater berjudul 'Homegrown' yang seharusnya digelar di sebuah aula sekolah, tak jauh dari Swiss Cottage School London. Namun, pertunjukan tersebut dibatalkan dan mendapatkan tekanan dari banyak pihak.

Salah satunya dari kepolisian setempat. Akhir Juli lalu, polisi mendatangi tempat latihannya dan meminta untuk melihat naskah teater. "Kami diminta oleh National Youth Theater dan manajemen panggung untuk menunjukkan skrip kepada polisi," ujar penulis naskah Omar El-Khairy, dilansir dari Guardian, Kamis (6/8/2015).

Simak: Kontroversial! Pentas Teater tentang ISIS Dibatalkan 2 Minggu Sebelum Pembukaan

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi itu membaca pelan-pelan, bab ke bab dan terkadang mengangguk dan mengernyitkan dahinya," ucap El-Khairy.

Hingga kini, National Youth Theater menolak mengomentari kemungkinan sensor dalam produksi yang melibatkan 112 pemain itu.

"Produksinya tidak akan dipentaskan. Kami telah memikirkan beberapa pertimbangan dan sampai pada kesimpulan bahwa kami tidak yakin dapat memenuhi standar anggota dan penonton," lanjut Direktur NYT, Paul Roseby.

Pentas teater 'Homegrown' ini dianggap kontroversi karena menceritakan alasan anak-anak muda di Inggris ingin mengikuti dan masuk ke dalam Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads