Dilansir dari New York Times, Jumat (31/7/2015), setting pementasannya yakni tahun 2003 saat akhir perang saudara di Liberia. Kisahnya tentang sekelompok wanita yang merupakan tawanan perang. Mereka memberontak pemerintahan.
Dalam sebuah wawancara, Direktur Artistik Public Theater, Oskar Eutis mengatakan naskah ini lebih terasa feminis. "Ada konflik Afrika yang bersejarah dan banyak pengalaman hidup dari sekelompok wanita ini," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Eclipsed' diarahkan oleh Liesl Tommy dan pertama kali diselenggarakan di Woolly Mammoth Theater di Washington pada 2009. Yale Repertory Theater pernah mengulas lakon tersebut dan menulis ceritanya seperti realitas keras dari kehidupan perempuan di negara Afrika.
Rencananya, pertunjukan teater ini akan dimulai pada 29 September dan berakhir 8 November. Malam pembukaannya sendiri dijadwalkan 14 Oktober 2015. Bocorannya, karakter aktris '12 Years of Slave' itu akan menjadi seorang pemberontak dan melanggar aturan yang ada di negara tersebut.
(tia/mmu)











































