Audiovisual Project Manager di Institut Francais Indonesia, Arnauld Miquel mengatakan nantinya ada satu orang yang didatangkan dari festival komik terbesar di Eropa.
"Festival komik AngoulΓͺme jadi festival yang terpenting di Eropa dari segi jumlah pengunjung dan orang-orang yang dilibatkan di festival tersebut," ucapnya usai jumpa pers di kawasan Jalan Wijaya 1, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Narasumber yang dimaksud adalah Nicolas Finet. Ia merupakan seorang penulis, editor, wartawan, dan spesialis budaya Asia, serta dipercaya sebagai programmer Asia untuk Festival Komik Internasional AngoulΓͺme. Ia akan menemui komikus Indonesia dan berkenalan dengan karya-karyanya.
"Selama ini komik Jepang dan Korea sudah mulai dikenal tapi Indonesia masih sedikit sekali pengetahuannya," katanya.
Menurut Miquel, rencananya komikus Tanah Air akan diajak dan turut berpartisipasi di Festival Komik Internasional AngoulΓͺme pada 2017 mendatang.
"Nanti akan ada booth khusus untuk komik Indonesia di sana, tapi kami tidak hanya akan bawa komik tapi juga budaya Indonesia," lanjut Miquel.
Festival Komik Internasional AngoulΓͺme diselenggarakan setiap tahun sejak 1973. Berbagai penghargaan diberikan dalam festival ini. Di antaranya adalah Grand Prix de la Ville dβAngoulΓͺme yang dianugerahkan kepada seorang penulis untuk keseluruhan karyanya, dan penghargaan Fauve dβor untuk komik yang diterbitkan setahun sebelumnya.
Selain Nicolas Finet, ada animator Pierre Meloni sebagai pelopor teknologi 3D yang akan ikut hadir. Serta Ubisoft β Assassin's Creed Syndicate, dan Stephane Aldebert β Moutarde & Wasabi.
(tia/mmu)











































