Tak hanya gambar Pooh bersama anak kecil bernama Christopher Robin saja. Tapi di potongan kertas tersebut juga terdapat puisi sentimental 'When We Were Very Young'. Puisi tersebut dikabarkan menghantui sisa hidup dari AA Milne.
Spesialis dari Balai Lelang Christie James Richards, mengatakan potongan bersejarah tersebut akan dijual pada 15 Juli mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fakta mengejutkan bahwa sang anak Christopher Robin tidak memiliki hubungan yang baik dengan ayahnya," ucapnya, seperti dilansir dari Guardian, Senin (13/7/2015).
Naskah tersebut juga dipercaya sebagai versi awal dari kisah beruang yang kini menjadi abadi di mitos anak-anak. Milne sendiri bersikeras puisi tersebut tidak sentimental.
Simak: 55 Tahun Disembunyikan, Akhirnya Bab Pertama 'Go Set a Watchman' Dirilis
Sebelumnya, di bulan Desember 2014, gambar Christoper Robin bersama Pooh berhasil memecahkan rekor dunia di Sotheby. Selembar kertas tersebut dihargai dengan Rp 6,2 miliar atau dua kali lipat dari prediksi.
(tia/mmu)











































