Dikutip dari kantor berita Reuters, Rabu (8/7/2015), patung yang dimiliki oleh lembaga non-profit Frankfurter Kultur Komitee dan berada di Bank Sentral Eropa itu dibongkar pekerja konstruksi. Selama ini, patung tersebut dikenal mendapatkan pencahayaan LED dan panel baru dengan biaya 60.000 euro.
Simak: Terbit November, Komik James Bond Terbaru Akan Lebih 'Brutal'
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia adalah pematung bagi patung euro dan akan bekerja setahun selama masa renovasi. Meski letaknya dianggap bermasalah dan sering menjadi simbol demonstrasi tapi patung itu dianggap prestasi terbesar di Jerman pada abad ke-21.
"Ya, patungnya dianggap bermasalah tapi saya menganggap mata uangnya adalah gabungan dari bersatunya Eropa," ungkap HΓΆrl.
Jangan lupa baca kisah seniman Kinez Riza menjelajahi pedalaman Afrika hingga Kalimantan, dan residensi di Kutub Utara, hanya di Young&Famous!
(tia/tia)











































