Terungkap! Kebohongan Kontroversi di Penemuan Novel 'Go Set a Watchman'

Tia Agnes Astuti - detikHot
Jumat, 03 Jul 2015 10:31 WIB
Jakarta -

Dua minggu jelang perilisan novel 'Go Set a Watchman' kontroversi masih berlanjut. Surat kabar The New York Times mengklaim memiliki fakta-fakta dan cerita yang berbeda dari penemuan novel tersebut.

Dilansir dari Guardian, Jumat (3/7/2015), 'Go Set a Watchman' ditemukan hampir tiga tahun sebelumnya. Seorang ahli buku langka dari Balai Lelang Sotheby sudah meninjau keaslian buku tersebut.

Pada Oktober 2011, ahli Sotheby bernama Justin Caldwell itu melihat ada perbedaan dari 'To Kill a Mockingbird' dengan novel terbaru 'Go Set a Watchman'. Meski karakternya hampir sama dan setting di kampung halaman sang penulis Alabama sebenarnya ada fakta lain. Menurut Justin, ia mengklaim menemukan fakta bahwa buku itu ditulis jauh sebelum 'To Kill a Mockingbird' dan bukan sekuel atau kelanjutan cerita.

Baca Juga: Indro 'Warkop' Kembali ke Panggung Teater Setelah 30 Tahun Vakum

Masih menurut penuturan New York Times, di tahun 2011 juga terjadi pertemuan antara pengacara Lee Tonja Carter, agen sastra Harper Lee, dan ahli buku. Di pertemuan tersebut, Carter mengakui ia akan membuat pengakuan penemuan di perpustakaan rumah Lee dan melemparkan isu kontroversi ke publik dan penerbit.

Sampailah di bulan Februari terdapat informasi tanggal perilisan. Publik yang menunggu-nunggu kabar tersebut terkejut. Lee pernah berjanji tidak akan menerbitkan novel apa pun setelah 'To Kill a Mockingbird' jadi fenomenal. Namun, kontroversi tetap berlanjut dan banyak spekulasi mengenai 'Go Set a Watchman'.

Dalam sebuah wawancara, penerbit mengklarifikasi, "Penerbit Harper Collins pertama kali diberitahu tentang penemuan 'Go Set a Watchman' dari pengacara Carter dan agen sastra Andrew Nurnberg di tahun 2014. Kami benar-benar tidak tahu dengan penemuan Tonja Carter sebelumnya dan klaim rencana kebohongan kontroversi," ungkapnya.

Terlepas dari itu semua, 14 Juli mendatang 'Go Set a Watchman' akan disambut meriah oleh para penggemar Harper Lee. Bukunya pun menjadi terlaris dalam daftar novel Amazon.

Jangan lupa baca kisah seniman Kinez Riza menjelajahi pedalaman Afrika, Kutub Utara, Mongolia hingga Kalimantan di Young&Famous!

(tia/ron)