"Murid di kelasku memang harus telanjang agar lulus ujian akhir," katanya dilansir dari 10News.com, Rabu (13/5/2015).
Di akhir kelas, para siswanya diminta menarikan beberapa gerakan tanpa busana. "Entah itu gerakan atau instalasi yang mengatakan, apakah ada yang lebih dari Anda," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa saja yang dilakukan mahasiswanya di ujian akhir tersebut?
Seorang ibu dari mahasiswi yang memprotesnya menceritakan jika 20 siswa berada di ruangan gelap dan hanya diterangi cahaya lilin. "Mereka menari di ruangan itu dan sangat dikendalikan pengajarnya," keluhnya.
"Selama ini tidak pernah ada yang mengkomplen," klaim Dominguez.
Penyataan berbeda dilontarkan Ketua Departemen Seni Visual University of California San Diego (UCSD), Jordan Crandall. Ia menegaskan sekolahnya tidak mengharuskan murid tampil menari dengan telanjang untuk kelulusan.
"Ada banyak cara untuk menarikan ketelanjangan, belajar seni tubuh dan belajar tentang traumatis seseorang atau yang paling rapuh dan rentan," kata Crandall.
Dosen Dominguez mengajar mata kuliah 'Visual Arts 104A: Performing the Self' selama lebih dari 11 tahun.
(tia/mmu)











































