Novel berjudul 'Italia' itu meraih penghargaan yang tahun ini diketuai oleh penyair asal Palestina Mourid Barghouti. Novel ini menceritakan sejarah perjalanan negara Tunisia.
Baca Juga: Surat Berusia 150 Tahun Ungkap Kematian Mark Twain
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah wawancara seperti dilansir dari Guardian, Kamis (7/5/2015) mengatakan Shukri al-Mabkhout terinspirasi menulisnya setelah pemberontakan Tunisia yang menggulingkan Ben Ali.
"Dalam waktu yang singkat, kita mengalami kebingungan yang luar biasa dan novel ini mencoba memahami kontradiksi, konflik, perubahan dan keragu-raguan," ujarnya.
Setelah novel dilarang beredar di toko buku dan meraih penghargaan kategori 'Arabic Booker', rencananya ia akan menerbitkan novel keduanya dan kumpulan puisi. 'Italia' pun akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
(tia/mmu)











































