Dilarang di Arab, Novel tentang Tunisia Raih Penghargaan

Dilarang di Arab, Novel tentang Tunisia Raih Penghargaan

- detikHot
Kamis, 07 Mei 2015 11:10 WIB
Dilarang di Arab, Novel tentang Tunisia Raih Penghargaan
Penulis Shukri al-Mabkhout
Jakarta - Seorang dosen sastra di Universitas Tunisia telah memenangkan penghargaan internasional untuk kategori 'fiksi Arab'. Penghargaan tersebut diberikan kepada sang penulis setelah novelnya dilarang di toko buku seluruh Arab.

Novel berjudul 'Italia' itu meraih penghargaan yang tahun ini diketuai oleh penyair asal Palestina Mourid Barghouti. Novel ini menceritakan sejarah perjalanan negara Tunisia.

Baca Juga: Surat Berusia 150 Tahun Ungkap Kematian Mark Twain

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah antara pemerintahan Habib Bourguiba (1957-1987) dan Zine El Abidine Ben Ali selama 24 tahun berkuasa. Karater-karakter yang ada di novel mengikuti petualangan politik dan romantisme dari Tunisia di bawah dua kediktaroran negaranya.

Dalam sebuah wawancara seperti dilansir dari Guardian, Kamis (7/5/2015) mengatakan Shukri al-Mabkhout terinspirasi menulisnya setelah pemberontakan Tunisia yang menggulingkan Ben Ali.

"Dalam waktu yang singkat, kita mengalami kebingungan yang luar biasa dan novel ini mencoba memahami kontradiksi, konflik, perubahan dan keragu-raguan," ujarnya.

Setelah novel dilarang beredar di toko buku dan meraih penghargaan kategori 'Arabic Booker', rencananya ia akan menerbitkan novel keduanya dan kumpulan puisi. 'Italia' pun akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads