Potret yang dihasilkannya bukan hanya menggambarkan orang-orang terkasihnya saja, tapi juga pemimpin dunia, penulis dan anak-anak. Karya Bosokah menampilkan adegan emosional secara rinci dan rumit. Mengapa ia menggunakan pulpen biru?
"Saya pernah mencoba menggunakan banyak alat, spidol, cat air, cat minyak dan lain-lain. Tapi ini yang menurut saya paling cocok dan khas dengan Enam Bosokah," katanya dilansir dari My Modern Metropolis, Jumat (17/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gambar yang indah itu dihasilkan dengan banyak lapisan goresan pulpen biru. Saya memulainya dengan lebar, menggores persimpangan garis dan memperbaiki gambar dengan gerakan berulang," lanjutnya lagi.
Hal ini yang memungkinkannya untuk menambahkan shading dan membentuknya di tiga dimensi. "Inilah cara saya menghormati setiap orang yang ada di sekitar," kata Bosokah.
Para tokoh dan pemimpin dunia pun digambarnya seperti Nelson Mandela, Bob Marley, Lupita, Muhammad Ali, Keke Palmer, dan lain-lain. Bosokah pun mempublikasikan karya-karyanya di laman Behance dan Facebook pribadinya.
(tia/mmu)











































