Fakta Terbaru! Penulis 'Sherlock Holmes' Pernah Jadi Korban Konspirasi Polisi

Fakta Terbaru! Penulis 'Sherlock Holmes' Pernah Jadi Korban Konspirasi Polisi

- detikHot
Kamis, 19 Mar 2015 12:03 WIB
Fakta Terbaru! Penulis Sherlock Holmes Pernah Jadi Korban Konspirasi Polisi
Jakarta - Cerita detektif Sherlock Holmes selalu menimbulkan misteri dan keasyikan bagi pembacanya. Di balik itu semua, ternyata penulisnya Arthur Conan Doyle pernah menjadi korban dari konspirasi kepolisian setempat.

Sebuah dokumen mengungkapkan fakta terbaru tersebut. Seperti dilansir dari Guardian, Kamis (19/3/2015), Doyle pernah menyelidiki kasus aneh George Edalji, seorang pengacara yang dituduh melukai kuat dan menulis surat bunuh diri di awal abad ke-20.

Dalam dokumen tersebut ditemukan koleksi surat menyurat Doyle dengan kepala polisi Staffordshire, GA Anson. "Surat ini terdapat subjek kepada penulis Doyle dan dokumen itu membuktikan surat itu dikirim oleh Anson kepada Conan Doyle yang mencoba mendiskreditkan dia," ungkap Sarah Lindberg dari Bonhams.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Fira Basuki Belajar Melukis dari Jeihan Sukmantoro

Kini, dokumen itu berada di Balai Lelang bersama dengan 30 surat yang ditanda tangani Doyle. "Tipu muslihat itu ada di koleksi surat menyurat Doyle."

Penulis Julian Barnes yang melanjutkan kisah Sherlock Holmes menceritakan ulang kisah Edalji. "Doyle mendapat surat ancaman di London dan banyak orang-orang yang mencoba mengusirnya, termasuk pihak kepolisian," ucapnya.

Kasus yang diteliti Doyle saat itu dan detektif Sherlock Holmes tetap pecaya pengacara Edalji tidak bersalah. Koleksi surat-surat itu dilelang pada 18 Maret.

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads