'Jerussalem' menceritakan tentang kampung halaman Moore yang terletak di Northampton, Inggris. Buku tersebut akan menggabungkan antara fiksi, sejarah dan fantasi.
"Novel saya dimaksudkan untuk menyangkal akan adanya kematian di dunia," ucapnya seperti dilansir dari New York Times, Rabu (18/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam setiap bab, Moore akan menyebutkan gaya yang berbeda-beda. Salah satunya adalah permainan dari gaya sastrawan Samuel Beckett, John Bunyan, Bill Buffalo, dan gaya yang 'agak dalam' dari Dos Passos.
Penerbit Liveright bagian dari penerbit WW. Norton & Company menjadwalkan akan merilisnya pada musim gugur tahun 2016 mendatang. Selain sebagai penulis, Moore juga terkenal akan pekerjaannya dalam komik.
(tia/mmu)











































